Wujud Syukur Kesuksesan Usaha, “Umi Wur” Bagikan Ratusan Paket Sembako di Wonokromo

Surabaya, Tnipolrinews.com |
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, suasana hangat menyelimuti warga RT 02 RW 04, Jalan Jetis Kulon I/40, Kelurahan Wonokromo Surabaya, Minggu (15 Maret 2026).
Sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan keberhasilan keluarga, seorang pengusaha sekaligus tokoh warga setempat yang akrab disapa “Umi Wur” menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Umi Wur dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sepeninggal suaminya beberapa tahun silam, ia berjuang sebagai orang tua tunggal (single parent) untuk membesarkan anak-anaknya sekaligus mengelola bisnis kuliner yang dirintis bersama almarhum suaminya sejak tahun 1997.
Ketua PKK RT 02 RW 04, Ibu Puji, yang turut hadir memantau kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas kegigihan Umi Wur. Menurutnya, keberhasilan keluarga Umi Wur tidak didapat secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang dan keuletan yang luar biasa.

“Usaha kulinernya sudah dimulai sejak 1997 dengan membuka warung pecel ‘Wapo’ (Warung Ponorogo) di kampung Jetis Kulon I Surabaya. Setelah suaminya wafat, beliau sempat berjualan menggunakan mobil demi mempertahankan usaha, hingga akhirnya kini menetap di sebuah kios di tengah kota yang menjadi ikon jujugan kuliner masyarakat,” ujar Ibu Puji.
Warung kuliner yang kini menjadi salah satu ikon kuliner Surabaya tersebut berlokasi strategis di kawasan Bambu Runcing, tepatnya di Jalan Embong Ploso Nomor 1, Surabaya. Keberhasilan usaha di lokasi pusat kota ini juga tercermin dari pendidikan anak-anaknya. Dua anak tertuanya kini telah mandiri dan berkeluarga, sementara si bungsu, selain membantu usaha ibunya, saat ini tengah menempuh pendidikan program S2 Jurusan Manajemen di salah satu universitas negeri di Surabaya.
“Dalam keterangannya, Umi Wur mengungkapkan bahwa saat ini usahanya didukung oleh tujuh orang karyawan yang memiliki peran masing-masing, mulai dari bagian memasak hingga pelayanan konsumen di kedai. Menariknya, selama bulan Ramadhan, ia memilih untuk meliburkan usahanya secara penuh.

”Bulan Ramadhan usaha kami istirahatkan sebulan penuh untuk menghormati umat yang berpuasa. Semoga pasca-lebaran kami semua dalam kondisi segar sehingga bisa memulai aktivitas kembali untuk mengais rezeki. Tahun ini, saya menyiapkan sebanyak 200 bungkus paket sembako, insyaa Allaah tahun berikutnya bisa lebih banyak,” pungkas Umi Wur.
Aksi berbagi ini diharapkan dapat meringankan beban warga menjelang lebaran sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk tetap peduli terhadap sesama.
Jurnalis: Triwono