Tumpukan Sampah di Pasar Sobang Menyengat, Warga Keluhkan Diduga Lama Tidak Diangkut

Tnipolrinews.com // Pandeglang –
Tumpukan sampah di kawasan Pasar Sobang tepatnya di Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi perhatian masyarakat. Pada Selasa, 12 Mei 2026, sampah yang menggunung akhirnya diangkut menggunakan mobil dinas pelat merah dengan nomor polisi A 8012 J. Namun saat proses pengangkutan berlangsung, aroma busuk yang sangat menyengat tercium hingga mengganggu aktivitas warga dan para pedagang di sekitar pasar.
Permasalahan tumpukan sampah yang diduga sudah lama tidak diangkut menyebabkan kondisi lingkungan pasar terlihat kumuh dan menimbulkan bau tidak sedap. Sampah yang menumpuk di area pasar tersebut akhirnya diangkut menggunakan kendaraan dinas milik pemerintah.
Peristiwa tersebut melibatkan petugas pengangkut sampah menggunakan mobil dinas pelat merah nomor polisi A 8012 J. Sementara masyarakat, pedagang pasar, dan pengguna jalan menjadi pihak yang terdampak langsung akibat bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut.
Kejadian itu terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026, saat proses pengangkutan sampah dilakukan di area Pasar Sobang.

Lokasi tumpukan sampah berada di kawasan Pasar Sobang, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Diduga sampah sudah lama tidak diangkut sehingga menumpuk dan membusuk. Kondisi tersebut menyebabkan aroma menyengat tercium cukup jauh dari lokasi pasar. Kurangnya pengangkutan secara rutin ditengarai menjadi penyebab utama menumpuknya sampah di area tersebut.
Saat petugas melakukan pengangkutan menggunakan mobil dinas, bau busuk langsung menyebar ke area sekitar pasar. Warga dan pedagang mengaku terganggu karena aroma sampah yang sangat menyengat, terlebih saat cuaca panas. Tumpukan sampah terlihat bercampur antara limbah rumah tangga dan sampah pasar yang sudah membusuk.

Beberapa warga sekitar mengaku kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat meningkatkan pengelolaan kebersihan pasar agar sampah tidak dibiarkan menumpuk terlalu lama.
“Kalau sampah lama tidak diangkut pasti baunya sangat menyengat. Kami berharap ada pengangkutan rutin supaya pasar tetap bersih dan nyaman,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Selain mengganggu kenyamanan masyarakat dan aktivitas jual beli, tumpukan sampah juga dikhawatirkan menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan lingkungan. Kondisi pasar yang kumuh dapat memicu berkembangnya lalat, bakteri, dan berbagai penyakit apabila tidak segera ditangani secara maksimal.
Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait kebersihan lingkungan pasar tradisional, khususnya di wilayah Kecamatan Sobang. Warga meminta agar pengelolaan sampah dilakukan secara rutin dan maksimal demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat
Jurnalis: Mukri
