Masjid Baitul Karim Wonokromo Surabaya Rayakan Idul Adha 1447 H, Maknai Ketaatan Lewat Ibadah Qurban

TNIPOLRINEWS.COM –
Surabaya – Sejalan dengan ketetapan Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, Masjid Baitul Karim Wonokromo, Surabaya, menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026).
Sebagai masjid yang berbasis Nahdlatul Ulama (NU), Masjid Baitul Karim konsisten mengikuti keputusan pemerintah dalam penetapan hari besar Islam yang sebelumnya telah diputuskan dalam sidang isbat pada Minggu (17/5/2026).”
“Meskipun pengumuman resmi baru disampaikan beberapa pekan sebelumnya, pengurus Masjid Baitul Karim telah melakukan persiapan matang sejak jauh hari guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan khidmat dan tertib.
Khutbah Idul Adha sempurnakan ketaatan rangkaian kegiatan, diawali dengan Shalat Idul Adha yang dilaksanakan di ruang utama masjid. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Ustaz H. Zunaidi, S.H., S.Pd., sementara lantunan takbir yang merdu dipandu oleh Ustaz Raju Mulki Sulaiman.

Dalam khutbahnya yang bertajuk “Sempurnakan Ketaatan, Berbagi Kebahagiaan dengan Berkorban”, Ustaz H. Zunaidi memaparkan sejarah besar Nabi Ibrahim AS saat menerima wahyu pertama untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut mengandung ujian ketaatan dan keikhlasan yang luar biasa.
“Tragedi ini menjadi catatan sejarah bahwa keyakinan dan kesabaran merupakan tonggak utama untuk membangun peradaban. Membangun peradaban harus dimulai dari keluarga yang didasari atas pengorbanan yang ikhlas karena Allah atau Hablum minallah, sedangkan berbagi dengan sesama merupakan hubungan antarmanusia atau Hablum minannas,” ujar Ustaz Zunaidi di hadapan jamaah.
Ia juga menekankan bahwa esensi kepemimpinan bukan terletak pada besarnya kekuasaan, melainkan pada pengorbanan dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. Suasana shalat dan ceramah berlangsung sangat khidmat hingga ditutup dengan doa bersama.
Pelaksanaan Qurban memasuki sesi kedua, panitia melaksanakan pemotongan hewan qurban di halaman masjid. Baitul Karim telah membentuk panitia kecil jauh-jauh hari untuk mengelola kolektif qurban jamaah. Kepanitiaan dipercayakan kepada Remaja masjid yang dipimpin oleh Joko, selaku pengurus bidang PHBI dan Remaja masjid.

Tahun ini, masjid Baitul Karim berhasil menghimpun 4 ekor sapi dari hasil kolektif jamaah serta 14 ekor kambing yang berasal dari sumbangan perorangan.
“Kegiatan ini turut mendapatkan atensi dari Pemerintah Kota Surabaya melalui kunjungan petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Petugas melakukan pemantauan langsung untuk memastikan kesehatan hewan Qurban dan kesehatan tempat serta kelayakan peralatan yang digunakan oleh panitia.
Proses pendistribusian daging qurban kepada warga yang berhak dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Berkat koordinasi yang baik, pembagian berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Ketua Takmir Masjid Baitul Karim, Musairi Cholil, S.Ag., dalam sambutan penutupnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim panitia.
“Terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja sama yang luar biasa. Alhamdulillah, kegiatan hari ini sukses dan lancar. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua dan menjadi acuan untuk penyelenggaraan yang lebih baik lagi di masa mendatang,” pungkasnya.
(Triwono)
