Program ‘Tilik Kampung’ Kelurahan Wonokromo Surabaya: Perkuat Sinergitas dan Serap Aspirasi di Akar Rumput

TNIPOLRINEWS.COM –
Surabaya – Pemerintah Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, terus konsisten menjalankan program andalannya, “Jalan-jalan Asyik Tilik Kampung”. Memasuki tahun kedua sejak digagas oleh Lurah Wonokromo pada akhir tahun 2025 lalu, kegiatan rutin ini terbukti efektif menjadi wadah sinergitas yang kuat antara aparat pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Pada Jumat (12/6/2026) pagi, wilayah RW 06 Kelurahan Wonokromo mendapat giliran menjadi tuan rumah. Kegiatan interaktif ini dipusatkan di Balai RW 06, Jalan Wonokromo SS, Surabaya.
Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Wonokromo Rerry Setianingtyaswati, S.H., Lurah Wonokromo Prima Sri Poerwiendari, S.E., serta jajaran struktural kelurahan termasuk Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan. Hadir pula pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Babinsa, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), seluruh Ketua RW dan RT, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kader Surabaya Hebat (KSH), hingga perwakilan dari SMK PGRI 5 Surabaya.
Sejak pukul 06.00 WIB, para peserta sudah berkumpul dan bersiap untuk menyusuri area pemukiman. Mengawali kegiatan, Wakil Ketua LPMK Wonokromo, Roy Haryono, memberikan sambutan yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk keguyuban demi kemajuan kampung. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban administrasi kependudukan (adminduk).
Selaku tuan rumah, Ketua RW 06 Suhadak menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran jajaran pimpinan kecamatan dan kelurahan, serta memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan maupun penyediaan sarana.

Lurah Wonokromo, Prima Sri Poerwiendari, S.E., menjelaskan bahwa program ini sengaja didesain untuk menghadirkan suasana kebersamaan yang sehat, aktif, dan interaktif. Dengan menyusuri gang-gang sempit, pihak kelurahan dapat melihat langsung kondisi riil dan merasakan denyut kehidupan warga di akar rumput.
”Kegiatan ini telah menjadi ikon Kelurahan Wonokromo. Kami ingin membangun kebersamaan yang menyatu langsung dengan warga, sehingga program mulia ini sangat layak untuk kita lestarikan sepanjang masa,” ujar Prima.
Apresiasi tinggi juga datang dari Camat Wonokromo, Rerry Setianingtyaswati, S.H. Menurutnya, agenda “Jalan-jalan Tilik Kampung” bukan sekadar olahraga jasmani semata, melainkan instrumen olahraga rohani yang murah meriah namun berdampak masif pada keharmonisan wilayah. Dalam kesempatan itu, Rerry juga mengimbau warga untuk menyukseskan program nasional Identitas Kependudukan Digital (IKD).
”Mari kita dukung bersama program IKD ini demi kemudahan akses layanan administrasi kita ke depan,” ajak Rerry menutup sambutannya.
Usai seremoni pembuka, rombongan bergerak menyusuri wilayah RW 06. Suasana hangat begitu terasa saat para pejabat berdialog langsung dengan warga yang menyapa dari teras rumah mereka.

Setelah selesai mengelilingi kampung, peserta kembali ke halaman Balai RW 06 untuk mengikuti sesi ramah tamah. Sembari menikmati sarapan pagi khas buatan ibu-ibu pengurus PKK dan kader RW 06, suasana cair penuh canda tawa pun terbangun. Di sela-sela obrolan santai tersebut, Lurah Prima memimpin forum diskusi kecil bernuansa kekeluargaan yang membahas seputar bidang pendidikan, khususnya sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK PGRI 5 Surabaya.
Perwakilan SMK PGRI 5 Surabaya, Andarino Irawanto, menjelaskan bahwa untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolahnya membuka pendaftaran untuk tiga kompetensi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Pemesinan (TP), dan Desain Komunikasi Visual (DKV).
”Biaya pendidikan di tempat kami sangat terjangkau. Bagi siswa dari keluarga kurang mampu, tersedia kebijakan khusus berupa gratis biaya masuk. Selain itu, siswa juga bisa mengakses Beasiswa Pemuda Tangguh dari Wali Kota Surabaya,” terang Andarino.
Ia menambahkan, warga yang berminat bisa langsung mendaftar ke sekolah di Jalan Karangrejo IV No. 16, Surabaya, dengan membawa dokumen persyaratan seperti Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta surat keterangan lulus atau ijazah.
Di sisi lain, respons cepat langsung ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Wonokromo, Serda Didik Achmadi, terkait temuan fasilitas umum dan kebersihan lingkungan selama rute jalan sehat.
”Menerima arahan langsung dari Ibu Lurah, kami spontan melakukan investigasi ke lokasi yang dinilai kurang tertata. Kami akan segera berkoordinasi dengan Ketua RT dan RW setempat untuk melakukan kerja bakti penataan demi keindahan serta kenyamanan lingkungan warga,” tegas Babinsa Serda Didik kepada awak media.
Kegiatan rutin Jalan-jalan Asyik Tilik Kampung ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menegaskan kembali soliditas dan kekompakan seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Wonokromo, Surabaya.
(Triwono)
