Juli 1, 2026

Rembuk Stunting Desa Sukatani 2026: Kades Lagiman Targetkan Stunting Turun Lewat Sinergi Lintas Sektor

0

KALIANDA, TNIPOLRINEWS.COM –

Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026, di Balai Desa setempat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Kalianda, Ruris Apdani, Sohari Kasi ekobang kecamatan Kalianda, Kepala Desa Sukatani, Lagiman, Ketua BPD Desa Sukatani, Komala Sari selaku Korluh KB Kecamatan Kalianda, Munadi dari UPT PU Kalianda, perwakilan UPT Puskesmas Kecamatan Kalianda, dan Dian Winarsih ka UPT TPHBUN Kecamatan serta Fahrul Ulum pendamping Desa kecamatan Kalianda.

Rembuk stunting menjadi forum untuk menyepakati rencana aksi, pembagian peran, dan intervensi spesifik penurunan stunting yang terintegrasi di Desa Sukatani.

Kades Lagiman menegaskan komitmen desanya untuk mengawal program ini hingga ke tingkat dusun.
“Kita tidak bisa jalan sendiri. Ada Camat, Puskesmas, KB, PU, semua harus satu komando. Fokus kita di 1000 Hari Pertama Kehidupan, sanitasi, dan pendampingan keluarga berisiko stunting,” tegas Lagiman.

 

Senada, Camat Kalianda, Ruris Apdani mengapresiasi kekompakan Desa Sukatani. “Saya minta rembuk ini jangan jadi seremoni saja. Harus ada data by name by address, dan ditindaklanjuti kader setiap bulan,” ujarnya.

Komala Sari, Korluh KB juga menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. Sementara dari sisi infrastruktur, Munadi UPT PU menyatakan siap mendukung program sanitasi dan air bersih di desa.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis. Pemkab Lampung Selatan menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan di tahun 2026 melalui kolaborasi seperti ini.

Acara ditutup dengan penyerahan Bibit oleh Dian ka UPT TPHBUN kecamatan Kalianda ke ketua PKK Desa sukatani yang disaksikan seluruh peserta rembuk.

Reporter: Beddi Rizal
Tnipolrinews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *