KISRUH INSENTIF JKN DI PUSKESMAS TANJUNG HALOBAN, KAPUS AKUI ADA PERBEDAAN PENDAPAT

TNIPOLRINEWS.COM –
LABUHANBATU – Polemik pembagian insentif JKN kembali terjadi. Kali ini di Puskesmas Tanjung Haloban, Kec. Bilah Hilir, Kab. Labuhanbatu.
Informasi yang dihimpun tim media Tnipolri News, Media Istana.id, dan media Tekap 86 menyebutkan telah terjadi keributan internal antar petugas akibat dugaan ketidakadilan dalam pembagian insentif.
Kepala Puskesmas Tanjung Haloban saat dikonfirmasi kamis 16/7/2026, membenarkan adanya sorotan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf.
“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan informasi media yang menyoroti saya terkait intensif JKN yang dimaksud rekan kerja,” katanya.
Menurutnya, sistem pembayaran insentif JKN dilakukan secara online dengan dasar kehadiran dan jumlah penanganan pasien. Ia menampik adanya “pilih kasih” dalam pembagian.
Namun jawaban tersebut tidak menjawab inti persoalan. Ketika ditanya mengapa sampai terjadi keributan, Kapus hanya menjawab dengan alasan klasik “perbedaan pendapat”.
“Inilah kerja tim, selain jumlah yang banyak, tentunya sedikit atau banyaknya ada perbedaan pikiran dan pendapat,” ucapnya.
Transparansi menjadi kunci. Publik berhak tahu apakah dana insentif JKN yang bersumber dari negara ini benar-benar dibagi adil sesuai kinerja, atau hanya jadi “bancakan” segelintir orang.
Kapus berjanji akan mengevaluasi. “Kedepannya saya akan lebih memperbaiki kinerja kami selaku Tim dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Khususnya di Tanjung Haloban.”
Kami berharap Dinkes Labuhanbatu segera melakukan audit dan sidak untuk memastikan tidak ada lagi petugas kesehatan yang dirugikan haknya.
Mahmud Efendi Ritonga/ Tim
