Seni Tari Jaranan Jadi Daya Tarik Budaya Masyarakat Suko Banyuwangi

Banyuwangi//TnipokriNews-com//
Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai salah satu daerah di ujung timur Pulau Jawa yang kaya akan tradisi seni dan budaya. Beragam kesenian rakyat masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat, salah satunya seni tari jaranan yang hingga kini diminati warga di wilayah Suko, Kelurahan Gumbeng Sari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi,
Minggu (9-7-2026).
Seni tari jaranan menjadi bagian dari hiburan rakyat yang memiliki tempat khusus di hati masyarakat. Pertunjukan ini biasanya menampilkan gerak tari dinamis dengan properti kuda tiruan, iringan musik tradisional, serta suasana khas kesenian rakyat yang meriah. Di wilayah Suko, jaranan kerap menjadi tontonan yang menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

“Selain sebagai hiburan, seni tari jaranan juga dipandang sebagai warisan budaya yang perlu dijaga keberlangsungannya. Kesenian ini tidak hanya menampilkan unsur gerak dan musik, tetapi juga mencerminkan kebersamaan, kekompakan, dan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, “ujar saidi salah satu warga suko.
Antusiasme masyarakat Suko terhadap jaranan terlihat dari ramainya warga yang menyaksikan setiap kali pertunjukan digelar. Kehadiran kesenian ini menjadi ruang pertemuan sosial bagi warga sekaligus sarana mempererat hubungan antaranggota masyarakat.
Banyuwangi sendiri selama ini dikenal memiliki identitas budaya yang kuat. Berbagai tradisi lokal tumbuh berdampingan dengan perkembangan zaman. Di tengah arus modernisasi, keberadaan seni tari jaranan di Suko menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki daya tarik dan tetap relevan bagi masyarakat.

Pelestarian seni jaranan diharapkan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik masyarakat, pelaku seni, maupun pemerintah setempat. Dengan adanya dukungan tersebut, kesenian tradisional seperti jaranan dapat terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Keberadaan seni tari jaranan di wilayah Suko, Kelurahan Gumbeng Sari, Kecamatan Kalipuro, menjadi salah satu bukti bahwa Banyuwangi tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga memiliki kekuatan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Tradisi ini menjadi bagian penting dari identitas daerah sekaligus kebanggaan warga setempat. Pungkasnya.
Jurnalis: Mustakim.
