Dari Desa, Bangun Kesadaran Hukum: Bupati Nanda Apresiasi Langkah DPP FOKAL

PESAWARAN, Tnipolrinews.com —
Upaya membangun masyarakat yang sadar hukum tidak cukup berhenti pada ruang-ruang formal. Kesadaran tersebut perlu tumbuh dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, yakni desa. Semangat inilah yang diusung DPP LSM Forum Komunikasi Anak Lampung (FOKAL) melalui penyuluhan Sadar Hukum dan Keamanan serta Ketertiban Masyarakat (Darkumkamtibmas).
Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (23/9/2026), menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintahan desa, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat sipil dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan taat hukum.
Mengusung tema “Dari Desa Membangun Sinergi, Menggapai Masyarakat Sadar Hukum dan Sejahtera,” kegiatan tersebut diikuti 162 peserta yang terdiri atas kepala desa dan perangkat desa dari lima kecamatan, yakni Teluk Pandan, Padang Cermin, Way Ratai, Punduh Pidada, dan Marga Punduh.
Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DPP FOKAL yang mendorong edukasi hukum hingga ke tingkat desa. Menurutnya, desa memiliki posisi penting sebagai fondasi dalam membangun stabilitas sosial sekaligus mendukung terciptanya pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Desa merupakan fondasi utama. Jika desa aman dan masyarakatnya taat hukum, Insyaallah Kabupaten Pesawaran akan maju dan sejahtera,” ujar Nanda dalam kegiatan tersebut.
Nanda menekankan agar penyuluhan hukum tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh para kepala desa dan perangkat desa diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat, sehingga kesadaran hukum tumbuh secara bertahap dan menjadi bagian dari kehidupan sosial sehari-hari.
Ia juga mendorong terjaganya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur dengan semangat yang sama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap hubungan baik yang sudah terjalin dengan LSM FOKAL dapat terus dijaga demi berkolaborasi membangun Pesawaran,” tambah Nanda.
Sementara itu, Ketua DPP FOKAL Abzari Zahroni menjelaskan bahwa penyuluhan Darkumkamtibmas diarahkan untuk membentuk aparatur desa sebagai pelopor sekaligus agen kesadaran hukum di lingkungan masing-masing. Aparatur desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi agen kesadaran hukum dengan memberikan keteladanan dalam kepatuhan hukum kepada masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Roni tersebut.
Roni menambahkan, kegiatan penyuluhan tersebut merupakan kali kedua yang diselenggarakan FOKAL. Ia menyebut kegiatan itu sekaligus menjadi ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarelemen masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menyinggung adanya pandangan publik mengenai hubungan FOKAL dan Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Menurut Roni, kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi ketika kepentingan yang dikedepankan adalah kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Selama ini ada pandangan bahwa FOKAL dan Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) berseberangan dengan Bupati Nanda Indira. Namun hari ini, kehadiran kita bersama membuktikan komitmen yang sama untuk mewujudkan Pesawaran yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) Saprudin Tanjung, Ketua FKWP Feri Darmawan, serta Ketua IWO-I Okvia Niza. Materi penyuluhan disampaikan oleh sejumlah narasumber dari Polres Pesawaran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Inspektorat Kabupaten Pesawaran.
Melalui kegiatan tersebut, kesadaran hukum diharapkan tidak berhenti pada pemahaman terhadap aturan, tetapi berkembang menjadi budaya bersama di tengah masyarakat. Dari desa, sinergi dibangun; dari kesadaran hukum, ketertiban diperkuat; dan dari kebersamaan, pembangunan Pesawaran terus diarahkan menuju masyarakat yang aman dan sejahtera.
( Nasoba )
