FRAKSI PDI PERJUANGAN DPRD PESAWARAN DORONG PEMBENAHAN LAYANAN KESEHATAN, MASYARAKAT JADI PRIORITAS

PESAWARAN, Tnipolrinews.com |
( 12 Oktober 2026 ) — Pelayanan kesehatan bukan sekadar bangunan dan peralatan medis, melainkan tentang kepedulian, kepastian, serta harapan masyarakat. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pesawaran mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Dorongan tersebut disampaikan dalam pandangan fraksi pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran. Langkah ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan profesional, efektif, dan berpihak kepada masyarakat.
Yulian Nursasongko, perwakilan Fraksi PDI Perjuangan di Komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik tidak cukup ditopang fasilitas memadai dan tenaga medis profesional. Tata kelola yang tertib, komunikasi efektif, koordinasi kuat, serta kepastian pelayanan turut menentukan kualitas layanan kepada pasien.
Dalam evaluasinya, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya pembenahan koordinasi antara manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan. Keselarasan kerja diperlukan agar persoalan internal tidak mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Rumah sakit semestinya menjadi tempat masyarakat menemukan pertolongan ketika kesehatan terganggu. Karena itu, suasana kerja yang harmonis, komunikasi terbuka, dan tanggung jawab profesional perlu terus diperkuat demi kepentingan pasien.
Selain RSUD, Fraksi PDI Perjuangan turut mendorong evaluasi mekanisme pelayanan di Puskesmas. Sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat, Puskesmas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang mudah diakses, jelas, dan berkualitas.
Evaluasi tersebut mencakup penerapan indikator kinerja serta mekanisme pembagian jasa pelayanan. Fraksi mendorong pengelolaan yang transparan, objektif, proporsional, dan sesuai ketentuan agar tercipta keadilan serta profesionalisme di lingkungan pelayanan kesehatan.
Yulian menegaskan, evaluasi bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan atau menyudutkan pihak tertentu. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya memperbaiki sistem sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Menurut Fraksi PDI Perjuangan, setiap pembenahan harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Pasien membutuhkan pelayanan yang jelas dan pasti, sementara keluarga mereka mengharapkan penanganan profesional ketika menghadapi situasi kesehatan yang sulit.
“Bagi kami, pelayanan kesehatan bukan sekadar urusan administratif. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang pasti, profesional, dan berkualitas,” demikian penekanan Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangannya.
Fraksi tersebut juga menegaskan bahwa setiap persoalan tata kelola perlu dievaluasi dan diperbaiki secara tepat. Dengan demikian, persoalan internal tidak sampai menghambat pelayanan maupun merugikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama jajaran terkait diharapkan menindaklanjuti catatan evaluasi melalui langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan. Perbaikan tidak seharusnya berhenti dalam forum resmi, tetapi perlu dirasakan masyarakat secara nyata.
Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur melalui kelengkapan fasilitas atau kepatuhan terhadap prosedur. Cara masyarakat dilayani, kejelasan informasi, dan kepastian penanganan juga menjadi cerminan kualitas pelayanan publik yang sesungguhnya.
Melalui fungsi pengawasan dan penyampaian aspirasi, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya mendorong pelayanan kesehatan yang semakin baik, adil, dan berkualitas demi kepentingan seluruh masyarakat Pesawaran.
(Nasoba)
