September 26, 2026

Camat Wonokromo Turun Langsung Tilik Kampung, Serap Aspirasi Warga hingga Sambangi SMK PGRI 5 Surabaya

0

 

Surabaya, Tnipolrinews.com —

Suasana pagi di kawasan Wonokromo, Surabaya, Jumat (24/9/2026), tampak berbeda. Pemerintah Kelurahan Wonokromo bersama jajaran Kecamatan Wonokromo turun langsung menyusuri kampung melalui program Jalan-jalan Asyik Tilik Kampung.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Lurah Wonokromo mendapat respon positif dari lingkup kedinasan maupun masyarakat dan digelar setiap Jumat pagi pada pekan ketiga setiap bulan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus menyerap aspirasi warga.”

“Kegiatan ini sebagai putaran terakhir dari rangkaian kegiatan yang telah menyasar delapan RW di wilayah Kelurahan Wonokromo. Kali ini kegiatan dipusatkan di Jalan Karang Rejo IV dan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Wonokromo Prima Sri Poerwiendari SE, Camat Wonokromo Rerry Setyaningtyaswati SH, jajaran struktural dan staf kelurahan, LPMK, Babinsa, Ketua RW 01 hingga RW 08, para Ketua RT di wilayah RW 08, Karang Taruna, IPSM, serta Kader Surabaya Hebat.

Sebelum menyusuri permukiman, rombongan mengikuti briefing singkat di depan kediaman Ketua RW 08. Lurah dan camat memberikan sambutan pembuka sebelum kemudian bergerak menyusuri gang-gang kampung.”

“Camat Rerry bersama Lurah Prima dan jajaran kelurahan tampak menyapa warga yang ditemui sepanjang perjalanan. Mulai dari warga yang sedang membersihkan rumah, membuka warung, anak-anak yang berangkat sekolah, hingga pekerja yang mulai menjalankan aktivitas pagi.

Program tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan melihat kondisi lingkungan. Berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk ditindaklanjuti melalui program yang disesuaikan dengan kebutuhan warga.

Setelah berkeliling, rombongan kembali berkumpul di kediaman Ketua RW 08. Warga dan peserta kegiatan kemudian beristirahat sembari menikmati hidangan yang disiapkan ibu-ibu PKK RW dan RT setempat.

Agenda selanjutnya dilanjutkan dengan briefing kedua yang dipimpin Lurah Prima Sri Poerwiendari. Namun, kegiatan pagi itu kemudian berkembang dengan kunjungan spontan ke SMK PGRI 5 Surabaya yang lokasinya masih berada di kawasan RW 08 dan tidak jauh dari lokasi kegiatan.”

“Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada para siswa. Meski dilakukan secara spontan dan pada pagi hari ketika sebagian guru, pegawai, maupun siswa belum hadir seluruhnya, rombongan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.

Pertemuan berlangsung interaktif. Babinsa Kelurahan Wonokromo Serda Didik Achmadi mengawali sambutan dengan menyapa para siswa. Ia juga memberikan pesan singkat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah.

“Lurah Wonokromo Prima Sri Poerwiendari kemudian menyampaikan mengenai sinergi antara pemerintah kelurahan dengan sekolah yang berada di wilayahnya.
“Kami selalu memantau setiap aktivitas sekolah yang berada di wilayah Kelurahan Wonokromo,” ujar Prima”

“Sementara itu, Camat Wonokromo Rerry Setyaningtyaswati menyoroti pentingnya peran siswa, bukan hanya di lingkungan sekolah dan keluarga, tetapi juga ketika berada di tengah masyarakat.
Menurut Rerry, ilmu yang diperoleh siswa di sekolah menjadi pengetahuan dan teori, sedangkan lingkungan keluarga menjadi ruang untuk mempraktikkan nilai-nilai tersebut sebelum kemudian diimplementasikan di tengah masyarakat.

Jadilah manusia berguna di tengah masyarakat dengan melakukan kegiatan yang positif sesuai kapasitas masanya, dengan harapan agar bisa memetik hasilnya. Karang Taruna adalah kegiatan yang ideal bagi masa siswa. Selain belajar juga akan mendapatkan pengalaman kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

“Ketua LPMK Wonokromo Roy Haryono juga memberikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan masa sekolah untuk menunjukkan jati diri melalui berbagai capaian positif.”

Menurut Roy, generasi muda, termasuk Gen Z, memiliki kesempatan untuk membangun prestasi sekaligus mengangkat derajat keluarga melalui kegiatan yang positif.

Roy menambahkan, program Jalan-jalan Asyik Tilik Kampung diharapkan tidak berhenti sebagai agenda rutin. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya musyawarah, gotong royong, serta partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.

Melalui program Jalan-jalan Tilik Kampung, Pemerintah Kelurahan Wonokromo berharap budaya musyawarah, gotong royong, serta partisipasi aktif masyarakat terus terbangun sehingga setiap persoalan lingkungan dapat diselesaikan secara cepat, tepat dan bersama-sama demi mewujudkan kampung yang bersih, nyaman, serta berkelanjutan,” tutup Roy.
(Triwono).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *