Juli 19, 2026

DPR RI Komisi X: Pesantren Harus Segera Berbenah Tangani Kekerasan dan Bullying

0

LAMSEL, TNIPOLRINEWS.COM –

Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Sarasehan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Pondok Pesantren di Masjid NU Safinatunnajah, Way Lubuk, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pesantren Ramah Anak untuk Mewujudkan Generasi Santri yang Berkarakter, Aman, Sehat, dan Berdaya Saing”.

“Pesantren Harus Melek Kasus Kekerasan”
Dede Muhamad Irfan yang mewakili Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi X menegaskan pondok pesantren harus segera berbenah dalam menangani kasus kekerasan dan bullying.

“Tujuan diskusi ini untuk membantu pondok pesantren terutama mengungkap kasus-kasus hari ini. Kita selaku pemangku dan pengelola pondok pesantren harus melek terhadap kasus-kasus tersebut dengan menyediakan mekanisme pencegahan,” ujar Dede.

Ia menyebut kegiatan ini menjadi langkah utama untuk menghindari kekerasan seksual dan bentuk kekerasan lainnya. Menurutnya, pengurus pesantren harus jeli membaca tanda-tanda agar kasus serupa tidak terjadi lagi dan tidak sampai mencuat ke media.

Siapkan Santri Sambut Indonesia Emas 2045
Lebih lanjut, Dede menyampaikan pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan santri menyambut Indonesia Emas 2045.

“Santri hari ini harus kita persiapkan sebagai kelompok yang siap memajukan bangsa dan negara. Kami dari Komisi X siap mendukung pembenahan di semua aspek dunia pendidikan, termasuk pesantren,” pungkasnya.

Sarasehan ini diharapkan menjadi awal penguatan sistem perlindungan di pesantren se-Lampung Selatan, agar santri dapat belajar dengan aman, nyaman, dan berdaya saing.

Reporter: BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *