September 12, 2026

DUGAAN PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI DI SPBU BUMD TULANG BAWANG KEMBALI DISOROT

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Menggala, ( 11 September 2026 ) — Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar di SPBU milik BUMD Kabupaten Tulang Bawang kembali menjadi sorotan. Informasi lapangan menyebut adanya pengisian berulang yang diduga tidak sesuai peruntukan.

Sejumlah kendaraan, mulai truk Colt Diesel hingga minibus berbahan bakar solar, disebut melakukan pengisian berulang pada waktu tertentu. Informasi tersebut juga menyebut dugaan pengisian menggunakan wadah ember dan drum yang perlu diverifikasi.

Dugaan tersebut semakin menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai penampungan BBM subsidi setelah pengisian dari SPBU. Dua orang berinisial JN dan CB turut disebut, namun peran keduanya masih memerlukan pembuktian.

Jika benar terjadi, pola pengisian berulang dan penampungan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan distribusi. Publik berhak mengetahui apakah transaksi tercatat, sesuai prosedur, serta dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Di tengah informasi tersebut, warga justru mengaku kesulitan memperoleh Bio Solar subsidi. Seorang warga bernama samaran Dulgujit mengaku membutuhkan sekitar 100 liter, tetapi harus menunggu beberapa hari sebelum mendapatkannya.

“Sudah empat hari saya meminta 100 liter saja, baru sekarang mendapatkan minyak subsidi. Sementara kalau benar ada pihak yang bisa memperoleh sampai berton-ton, tentu ini sangat memprihatinkan,” ujarnya kepada wartawan.

Informasi lain juga menyebut dugaan pemberian uang tips atau imbalan tertentu kepada oknum petugas. Tuduhan tersebut belum terverifikasi dan perlu diuji melalui pemeriksaan, keterangan para pihak, serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sorotan kemudian mengarah kepada mekanisme pengawasan internal SPBU BUMD tersebut. Apabila terdapat kendaraan yang melakukan pengisian berulang dalam jumlah besar, pihak pengelola perlu menjelaskan bagaimana pencatatan transaksi dan pengawasan dilakukan.

Nama Direktur Utama BUMD, Novi Marjani, turut disebut dalam informasi yang berkembang. Ia disebut diduga meminta petugas mendahulukan Toyota Fortuner hitam yang dikaitkan dengan anggota DPRD Tulang Bawang. Informasi tersebut masih membutuhkan klarifikasi.

Karena menyangkut nama dan jabatan seseorang, informasi tersebut tidak dapat dijadikan kesimpulan adanya pelanggaran. Diperlukan penjelasan mengenai waktu, konteks, kendaraan, petugas, serta alasan pengisian disebut mendapat prioritas.

SPBU berkode 24-345-170 juga disebut pernah mendapat perhatian pemeriksaan atau penyelidikan pada 24 Juni 2026 terkait dugaan distribusi BBM subsidi. Publik kini menunggu informasi resmi mengenai hasil pemeriksaan dan tindak lanjutnya.

Rakyat Bersuara News menegaskan seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi. Pemberitaan bukan vonis terhadap pihak tertentu. Hak jawab dan klarifikasi terbuka bagi pengelola SPBU, BUMD, individu disebut, serta instansi terkait.

( Tim & Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *