Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Sehat Ulujami Dibina

TNIPOLRINEWS.com | Pemalang –
Forum Kecamatan Sehat dan Kelompok Kerja (Pokja) Desa/Kelurahan Sehat di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, mendapat pembinaan untuk mempersiapkan penilaian program Pemalang Sehat pada 2027. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Ulujami, Selasa (13/10/2026).
Pembinaan ini difokuskan pada pemeriksaan dan evaluasi administrasi, termasuk kelengkapan dokumen serta program kerja masing-masing forum dan pokja. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum penilaian berlangsung tahun depan.
Camat Ulujami, Waluyo, S. S. T. P, M. P menyampaikan, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya Tim Forum Pemalang Sehat Kabupaten Pemalang untuk memastikan kesiapan administrasi di tingkat kecamatan hingga desa.
”Jadi kegiatan dari tim Forum Pemalang Sehat Kabupaten Pemalang, untuk persiapan penilaian RPS tahun depan. Sehingga ini kan data-data administrasi dicek, dievaluasi, nanti agar di 2027 sudah mempersiapkan,” Ujar Waluyo saat ditemui di sela-sela kegiatan, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, Forum Pemalang Sehat mencakup berbagai aspek yang pelaksanaannya melibatkan forum di tingkat kecamatan serta pokja di tingkat desa dan kelurahan. Masing-masing memiliki program kerja yang perlu diselaraskan dengan program Tim Pemalang Sehat.
Selain itu, setiap desa perlu memastikan kelengkapan administrasi sebagai salah satu komponen penting dalam penilaian. Dokumen yang harus diperhatikan antara lain program kerja, keberadaan sekretariat, serta surat keputusan (SK) kepengurusan yang masih berlaku.
”Kalau desa wajib membuat program kerja, punya sekretariat, kemudian SK-nya barangkali sudah kedaluwarsa, ya diperbarui. Karena nanti kan pas penilaian semua dilihat, administrasinya, checklist-nya, kemudian data di-upload di link, nanti dinilai. Itu hubungannya dengan poin leading-nya ini Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Waluyo menerangkan bahwa pelaksanaan Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa/Kelurahan Sehat juga berkaitan erat dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Di tingkat desa, ketua forum dijabat oleh ketua Tim Penggerak PKK desa. Sementara itu, di tingkat kecamatan, posisi ketua forum dipegang oleh ketua Tim Penggerak PKK kecamatan.

Dengan demikian, keberadaan forum dan pokja tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi penilaian, tetapi juga mendorong sinergi antara PKK dan pemerintah desa dalam menjalankan program kesehatan masyarakat.
”Sinergi antara namanya saja Forum atau Pokja Desa Sehat, tapi isi dan kegiatannya bagian dari kegiatan PKK, sinergi dengan pemerintah desa,” ujarnya.
Meski demikian, Waluyo mengakui dirinya masih perlu mendalami secara terperinci pelaksanaan program tersebut. Oleh karena itu, ia berharap pembinaan dari tingkat kabupaten dapat menjadi pedoman bagi seluruh pengurus forum dan pokja di wilayahnya.
Ia pun meminta agar seluruh pihak menindaklanjuti arahan yang diberikan, terutama dalam melengkapi dokumen dan memperbarui administrasi yang diperlukan. Dengan persiapan yang lebih matang, Kecamatan Ulujami diharapkan mampu berkontribusi optimal dalam penilaian Pemalang Sehat pada 2027.
”Ya, harapannya kita, Pokja Desa Sehat dan Forum Kecamatan Sehat Ulujami nanti bisa mengikuti arahan dari kabupaten. Semua berkas ataupun hal yang perlu dilengkapi bisa lengkap, sehingga nanti bisa mendukung penilaian kabupaten,” tuturnya.
Waluyo menambahkan, hasil penilaian Pemalang Sehat merupakan akumulasi dari capaian berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang. Karena itu, kelengkapan administrasi dan kesiapan setiap desa turut berpengaruh terhadap hasil penilaian secara keseluruhan.
Ia berharap Kecamatan Ulujami tidak tertinggal dibandingkan wilayah lain, sehingga seluruh desa dapat memberikan kontribusi yang baik bagi capaian kabupaten.
”Kita bukan jadi yang gandul (menggantung), tapi ya bisa setara dengan yang lain. Artinya, nilainya kan gabungan se-kabupaten, desa-desa. Kalau sampai kita banyak yang kurang, nanti nilainya bisa turun juga,” pungkasnya.***
Jurnalis : Suhari Putra Senja
