GOTONG ROYONG, WUJUD NYATA KEBERSAMAAN MASYARAKAT BANJARAN

TNIPOLRINEWS.COM –
Pesawaran, Lampung — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Ranterejo 1, Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, melalui kegiatan gotong royong membangun rumah salah seorang warga pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh dan terpelihara di tengah masyarakat. Dengan penuh semangat, warga bahu-membahu, saling membantu, dan bekerja bersama dalam proses pembangunan rumah salah seorang warga, mulai dari mengangkat material hingga mengerjakan bagian-bagian bangunan.
Tanpa memandang perbedaan latar belakang, masyarakat bersatu dengan satu tujuan, yaitu meringankan beban sesama warga sekaligus mempererat tali persaudaraan dan solidaritas sosial.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Banjaran (Muhammad Yahya) menyampaikan bahwa semangat gotong royong merupakan bagian dari jati diri bangsa yang harus terus dijaga dan ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jangan lupakan jati diri bangsa, tingkatkan semangat budaya gotong royong. Karena dengan gotong royong, pekerjaan menjadi ringan, kebersamaan semakin kuat, dan persatuan bangsa semakin kokoh.” Ucapnya.
Menurutnya, kegiatan gotong royong seperti pembangunan rumah warga bukan hanya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga kekompakan antarwarga.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, semangat gotong royong perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Sebab, kekuatan sebuah desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya persatuan, kepedulian, dan kebersamaan masyarakatnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Banjaran menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi seorang warga dapat diringankan bersama melalui kepedulian dan semangat saling membantu.
“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.” Semangat tersebut menjadi cerminan bahwa kebersamaan masyarakat merupakan kekuatan besar dalam membangun desa.
Semangat gotong royong masyarakat Banjaran diharapkan terus terpelihara dan menjadi budaya yang mengakar, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, peduli, dan penuh rasa kekeluargaan.
Gotong royong adalah kekuatan, kebersamaan adalah modal, dan kepedulian adalah wujud nyata persaudaraan.
(SIGIT MUHARSO)
