Hari Ketiga Pembersihan Sungai Ciseukeut, Belum Ada Penguatan Tebing: Rumah Warga Terancam Longsor

Tnipolrinews.com | Pandeglang –
Pembersihan Sungai Ciseukeut di Kampung Bojong Kacang, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, yang dimulai sejak 25–27 April 2026, hingga kini memasuki hari ketiga namun belum juga rampung.
Tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai menyebabkan banjir serta gerusan tebing yang semakin parah. Meski pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh warga dan dibantu alat berat ekskavator, kondisi di lapangan masih dinilai darurat.
Hingga saat ini, warga mengeluhkan belum adanya penguatan tebing sungai, padahal pengikisan tanah terus terjadi dan mengancam pemukiman di sekitar bantaran.
Rumah milik Bapak Sarbinih menjadi salah satu yang paling terdampak, dengan kondisi tanah yang sudah tergerus dan berpotensi longsor ke sungai. Selain itu, Kampung Ciledok juga mengalami dampak banjir dan erosi yang semakin meluas.

Tokoh masyarakat Abah Enjen Jaenudin turut hadir memantau kegiatan dan memberikan dukungan moril kepada warga. Sementara itu, Bapak Nurdin juga ikut terlibat langsung dalam proses pembersihan sampah bersama masyarakat.
“Sudah tiga hari berjalan, tapi belum ada penguatan tebing. Kondisi makin mengkhawatirkan, rumah warga terancam,” ujar warga setempat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memberikan penanganan darurat, khususnya pembangunan atau penguatan tebing sungai, guna mencegah terjadinya longsor dan kerusakan yang lebih besar.
Warga Desa Mekarsari terus berupaya semaksimal mungkin melalui gotong royong, namun mereka menegaskan bahwa situasi ini membutuhkan perhatian serius dan tindakan cepat dari pihak berwenang.
Jurnalis: Sahroni
Kaperwil: Banten
