April 18, 2026

Kisah Pilu Penunggu Makam di Lebak: Tak Punya Rumah, Tidur di Poskamling Desa

0
IMG-20251102-WA0156

 

LEBAK-BANTEN, tnipolrinews.com – 02 November 2025. Kehidupan penuh keprihatinan dijalani oleh Karman (46), warga Kampung Gintung, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sehari-hari, ia bekerja sebagai penunggu dan pembersih makam, tanpa menerima gaji atau insentif dari pemerintah desa.

Karman tetap menjalani tugasnya dengan keikhlasan dan tanggung jawab, meski kondisi ekonominya sangat memprihatinkan. Ia bersama istri dan tiga anaknya kini tidur di poskamling desa—pos ronda berdinding terpal dan papan bekas yang dijadikan tempat berteduh sementara.

“Jangankan untuk membayar tukang atau beli bahan bangunan, untuk makan saja kadang tidak ada beras,” ungkap Karman lirih saat ditemui media di lokasi.

Sebelumnya, keluarga kecil ini sempat tinggal di rumah sederhana di dekat area pemakaman Gintung. Namun, karena bangunannya rusak dan rapuh, mereka terpaksa pindah. Dengan keterbatasan, Karman berusaha membangun kembali rumahnya menggunakan sisa-sisa material bekas, namun belum mampu menyelesaikannya.

Kondisi mereka semakin berat karena salah satu anak Karman yang masih duduk di bangku sekolah dasar mengalami disabilitas, sementara anak lainnya masih kecil dan memerlukan perhatian penuh dari ibunya.

Warga sekitar merasa iba dan berharap pemerintah maupun pihak dermawan dapat turun tangan membantu keluarga Karman.

“Beliau orangnya baik, kerja menjaga makam tanpa pamrih. Kami berharap pemerintah desa atau pihak terkait bisa memberikan bantuan rumah layak huni atau bantuan pangan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kisah Karman menjadi potret nyata perjuangan warga kecil yang tetap berbuat untuk sesama meski hidup dalam kesulitan. Ia adalah sosok sederhana yang menjalani kehidupan dengan ketulusan, berharap suatu hari akan ada perhatian dari pemerintah dan masyarakat.

Reporter: Surdi
Editor: Sahroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *