April 18, 2026

Memilih Calon Pemimpin

0

Sidoarjo, TNIPOLRINEWS.COM –

saya bukan seorang politisi, saya hanya sebagai aktivis, penulis, dan pewarta

Saya terlibat dalam politik karena saya pikir politik itu mesti diasuh dengan argumen yang terbaik

siapa saja yang mempunyai argumen terbaik, dai boleh ajukan itu sebagai dahlil, dan tidak boleh ada sentimen

saya akan terus kasih kritik, saya akan terus kasih argumen, supaya ada kesetaraan orang beragumen, supaya argumen nya bagus, bukan karena pendukungnya yang bagus

saya terus menerus mengatakan, bahwa untuk memilih calon pemimpin, calon kepala desa, calon bupati, calon apa saja

Pakai prinsip pertama, bukan elektabilitas, tapi etikabilitas, calon pemimpin ini pernah berbohong tidak, pernah nyolong tidak

Kalau etikabilitas nya dia lolos, kita uji yang ke dua intelektualitas nya, karena dia mesti berdebat dengan pemimpin di luar daerah nya

Itu pentingnya latihan perdebatan, dasar perdebatan adalah kontruksi untuk berpikir, dasar perdebatan adalah kemampuan untuk mengelola pikiran, bukan sekedar untuk retorika tapi dengan logika

jadi untuk memilih calon pemimpin, kepala desa misalnya, dia lolos etikabilitas nya, okey moralnya bagus, tunggu dulu belum selesai, apakah beliaunya mampu untuk mengunyah konsep ilmu pengetahuan dan sejarah

Jadi loloskan dia secara etikabilitas, loloskan dia secara intelektualitas, baru kemudian kita izinkan dia diuji elektabilitas nya, begitu logikanya*

Arif Garuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *