Oktober 6, 2026

Muhamad Nur: Musrenbang Momentum Tepat Serap Aspirasi Masyarakat, Jangan Hanya Formalitas

0

Lampung Selatan, TNIPOLRINEWS.COM –

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan menjadi momentum yang pas untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan tahun 2027 dan 2028.

Hal tersebut disampaikan Muhamad Nur saat ditemui usai kegiatan Musrenbang yang digelar di aula desa, Selasa (07/10/2026).

Menurutnya, momentum Musrenbang ini sangat tepat karena berkaitan langsung dengan perencanaan APBD tahun 2028 mendatang. Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, namun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga tidak boleh ditinggalkan.

“Ini momentum yang pas ya, usulan dari masyarakat dan desa yang merencanakan 2027 dan 2028 berkaitan dengan APBD 2028. Pembangunan fisik tetap, artinya pembangunan sumber daya manusia enggak bisa kita tinggalkan juga,” ujar Muhamad Nur.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program unggulan Bupati, khususnya untuk Desa. Ia berharap masyarakat tetap mengedepankan semangat gotong-royong walaupun anggaran dana desa tidak terlalu signifikan.

“Masyarakat diharapkan tetap bergotong-royong walaupun dana kita enggak terlampau signifikan,” ucapnya.

Terkait adanya efisiensi anggaran, Muhamad Nur menjelaskan bahwa jika usulan masyarakat tidak bisa terakomodir melalui Dana Desa, maka diharapkan bisa disalurkan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik sektor permukiman, peternakan dan sektor lainnya.

“Kalau enggak bisa terakomodir dari dana desa, harapan masyarakat itu melalui OPD. Berbagai macam sektor, pemukiman atau peternakan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ia menekankan, Musrenbang ini bukan sekedar formalitas atau seremonial kumpul-kumpul saja, melainkan benar-benar untuk memastikan aspirasi masyarakat terpenuhi dan terealisasi.

“Artinya momen ini bukan hanya sekedar hanya untuk formalitas hanya kita kumpul-kumpul, artinya benar-benar aspirasi masyarakat ini terpenuhi, bukan bicara seremonial saja,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa semua usulan akan disampaikan dalam perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan dan diteruskan ke tingkat kabupaten. Hal ini untuk menjawab keluhan masyarakat yang selama ini banyak usulan sudah disampaikan bertahun-tahun namun belum terealisasi,” Tutupnya.

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *