NANDA INDIRA DAN IKHTIAR MENJAGA PANCASILA DARI DESA

Desa Sukadadi Wakili Lampung di KASAD Award 2026, Pancasila Diterjemahkan dalam Ketahanan Pangan, UMKM, dan Gotong Royong
PESAWARAN, Tnipolrinews.com —
Pancasila tidak selalu hadir melalui pidato panjang. Di Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, nilai kebangsaan tumbuh melalui gotong royong, ketahanan pangan, pengembangan UMKM, keamanan lingkungan, serta ruang kreativitas bagi generasi muda.
Desa Sukadadi dipercaya mewakili Provinsi Lampung dalam peninjauan dan penilaian Kampung Pancasila KASAD Award 2026 di Balai Desa Sukadadi, Kamis (1/10/2026). Momentum tersebut mendapat perhatian khusus Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M.
Bagi Nanda, Kampung Pancasila bukan sekadar agenda perlombaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memastikan nilai kebangsaan diterjemahkan dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat pembangunan manusia, kebersamaan, ketahanan sosial, dan kemandirian desa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI AD, khususnya Bapak KASAD dan jajaran Kodim 0421/Lampung Selatan. Lomba Kampung Pancasila merupakan gerakan nyata menjaga ideologi bangsa,” ujar Nanda.
Menurut Nanda, desa merupakan wajah pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, pembangunan tidak cukup berhenti pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus menyentuh pangan, UMKM, kepemudaan, keamanan, budaya, serta gotong royong sebagai kekuatan sosial.
Desa Sukadadi memiliki luas sekitar 600 hektare dengan 5.785 jiwa yang tersebar di 10 dusun. Bawang merah menjadi salah satu komoditas unggulan ketahanan pangan, sementara masyarakat mengembangkan usaha tempe, tahu dan jamu tradisional.
Nanda berharap capaian Sukadadi tidak berhenti pada penilaian KASAD Award 2026. Desa tersebut diharapkan terus berkembang menjadi contoh bagi desa lain, dengan memperkuat UMKM, Karang Taruna, ketahanan pangan, kreativitas pemuda, serta potensi ekonomi berbasis masyarakat.
Ketua Tim Peninjau dan Penilai, Kolonel Inf. Heri Bambang Wahyudi, S.I.P., M.I.P., menyebut Sukadadi memiliki potensi ketahanan pangan dan UMKM yang mendukung keterpilihannya sebagai wakil Lampung. Potensi tersebut dinilai perlu terus dikembangkan.
Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letnan Kolonel Kavaleri Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa potensi Sukadadi juga mencakup kepemudaan, keamanan, budaya dan ekonomi. Tim meninjau kebun bawang, Pos Kamtib, Karang Taruna, KWT, serta sentra UMKM.
Bagi Nanda Indira, seluruh potensi tersebut merupakan modal sosial pembangunan Pesawaran. Dari Sukadadi, Pancasila menemukan bentuknya dalam kehidupan nyata: pangan yang ditanam, usaha yang dikembangkan, lingkungan yang dijaga, pemuda yang berkarya, dan gotong royong yang terus dirawat.
( Nasoba )
