NANDA INDIRA DORONG DESA TAPIS JADI MOTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PENGUATAN EKONOMI KELUARGA

PESAWARAN, Tnipolrinews.com —
Bupati Pesawaran, HJ. NANDA INDIRA BASTIAN, S.E., M.M., menegaskan bahwa pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) harus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendorong pemberdayaan perempuan di tingkat desa.
Penegasan tersebut disampaikan dalam peluncuran sekaligus pencanangan Desa TAPIS yang dipusatkan di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, PURNAMA WULAN SARI MIRZA (BATIN WULAN), Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, CINDY ARIA ANTON, serta jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.
Bagi Nanda Indira, program pemberdayaan keluarga tidak boleh berhenti pada seremoni pencanangan maupun sebatas slogan administratif. Lebih dari itu, pelaksanaannya harus dikawal secara konsisten agar mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam memperkuat kemandirian keluarga dan meningkatkan kualitas hidup warga.
“Keberhasilan sebuah program tidak cukup hanya ditandai dengan peluncuran, tetapi harus dibuktikan melalui pelaksanaan yang konsisten dan berkesinambungan,” demikian inti pesan Bupati Nanda Indira sebagaimana disampaikan dalam materi pernyataan kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa keberhasilan Desa TAPIS membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi faktor penting agar program dapat berjalan terarah, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan nyata keluarga di tengah dinamika pembangunan.
Nanda juga menyoroti peran strategis perempuan sebagai salah satu penggerak pembangunan desa. Melalui penguatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan, perempuan memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.
Salah satu potensi yang dapat dikembangkan ialah kerajinan kain tapis dan sulam jelujur yang menjadi bagian dari kekayaan keterampilan lokal Desa Sungai Langka. Pengembangan kerajinan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan nilai tambah produk lokal, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap berkembang dan memiliki daya saing.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, PURNAMA WULAN SARI, menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat desa membutuhkan komitmen bersama dari berbagai pihak. Program pemerintah, menurutnya, harus mampu menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa Desa TAPIS juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan sepuluh program pokok PKK dengan menempatkan keluarga sebagai unsur penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Purnama berharap program tersebut dapat menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas hidup warga, dimulai dari lingkungan keluarga.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Purnama turut mengapresiasi aktivitas pendidikan anak usia dini di TK Annida, Desa Sungai Langka, yang berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia juga memberikan apresiasi terhadap upaya desa dalam penanganan stunting, termasuk kondisi nol kasus stunting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, CINDY ARIA ANTON, turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, dan jajaran TP PKK dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah kegiatan turut mewarnai rangkaian acara, di antaranya bakti sosial, donor darah, peninjauan ketahanan pangan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kunjungan ke lembaga pendidikan anak usia dini. Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui perangkat daerah terkait diharapkan terus memperkuat pendampingan terhadap kader PKK, pengrajin, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat yang terlibat. Langkah ini penting agar potensi desa tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Melalui pencanangan Desa TAPIS, NANDA INDIRA menempatkan penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dari upaya membangun Pesawaran yang lebih sejahtera. Dengan kolaborasi yang kuat dan pelaksanaan program yang berkesinambungan, Desa TAPIS diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pembangunan berbasis keluarga, memperkuat kemandirian desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
(NASOBA)
