NURTAJJALLI PADANG CERMIN RAWAT KEBERSAMAAN LEWAT JUMAT BERKAH

Pesawaran, TNIPOLRINEWS.COM —
Semangat berbagi dan merawat kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Salah satunya melalui kegiatan Jumat Berkah yang rutin dilaksanakan Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Dusun Induk dan Dusun Duwakha, Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Jumat (25 September 2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan keagamaan Pengajian Nurtajjalli yang berada di bawah binaan Ustadz Mahyanuddin. Setiap Jumat, para jamaah berupaya menghadirkan semangat berbagi sebagai wujud kepedulian sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar. Kegiatan Jumat Berkah ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun.
Bagi keluarga besar Nurtajjalli, Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan berbagi. Di balik setiap pemberian, terdapat niat untuk menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat. Kebaikan sederhana diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.
Ustadz Mahyanuddin mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Jumat sebagai ikhtiar untuk berbagi rezeki sekaligus mencari keberkahan dan rida Allah SWT.
“Ini merupakan kegiatan rutin setiap Jumat. Kami ingin berbagi dari rezeki yang Allah titipkan, dengan niat mencari keberkahan dan rida Allah SWT,” ujar Ustadz Mahyanuddin.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Jumat Berkah selama ini bersumber dari sumbangan para jamaah Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin, serta dukungan para donatur dan hamba Allah yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan. Semangat berbagi yang lahir dari kebersamaan diharapkan terus tumbuh, sehingga Jumat Berkah dapat menjadi ruang untuk menebarkan manfaat sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Ustadz Mahyanuddin juga membuka kesempatan bagi kaum Muslimin dan Muslimat di mana pun berada yang berkenan berpartisipasi untuk turut berbagi rezeki dan bersama-sama mencari rida Allah SWT melalui kegiatan Jumat Berkah Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin.
“Bagi kaum Muslimin dan Muslimat di mana pun berada, yang kiranya ingin berpartisipasi dan turut berbagi rezeki dalam rangka mencari rida Allah SWT, dapat menghubungi jamaah Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin. Insyaallah, setiap kebaikan yang diberikan akan menjadi bagian dari amal yang bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.
Ia menambahkan, berbagi merupakan salah satu cara sederhana untuk menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika rezeki yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain, keberadaan seseorang di tengah masyarakat diharapkan turut membawa kemaslahatan.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengamalkan nilai Ma’rifatullah, yakni mengenal Allah SWT dengan kesadaran yang tercermin melalui sikap, perilaku, dan pengabdian dalam kehidupan.
“Ma’rifatullah tidak hanya berbicara tentang pengetahuan, tetapi bagaimana pengenalan kepada Allah itu tercermin dalam kehidupan, termasuk melalui rasa syukur, kepedulian, dan keikhlasan untuk berbagi,” tuturnya.
Suasana Jumat Berkah di Dusun Induk dan Dusun Duwakha, Desa Hanau Berak, menjadi ruang sederhana untuk mempertemukan nilai ibadah dan kepedulian sosial. Dari kegiatan yang dilakukan secara rutin, tumbuh pesan bahwa kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Selama kurang lebih tiga tahun berjalan, Jumat Berkah menjadi salah satu ikhtiar keluarga besar Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin dalam merawat semangat kebersamaan. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan manfaat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bagi keluarga besar Pengajian Nurtajjalli Padang Cermin, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi tradisi kebaikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebab, ketika berbagi dilakukan dengan ketulusan, keberkahan bukan hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap insan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
(Nasoba)
