Juni 22, 2026

Panitia Kegiatan DKM Al-Barokah Losari, Sukses Gelar Santunan Yatim, Dhuafa, dan Khitanan Massal

0

TNIPOLRINEWS.com | Pemalang

Kegiatan santunan anak yatim, dhuafa, dan khitanan massal yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Barokah, pada Minggu 21 Juni 2026,mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya sebagai bentuk pelayanan sosial keagamaan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian acara, panitia menghadirkan penampilan Da’i Cilik asal Desa Losari yang sebelumnya meraih prestasi dalam Festival Anak Sholeh di Masjid Al-Barokah pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Penampilan tersebut memberikan motivasi, edukasi, dan pencerahan spiritual bagi seluruh tamu undangan yang hadir.

Ketua Panitia, Zahid Suhufi, melalui sekretaris panitia, Eko Budiarto, menjelaskan bahwa kegiatan sosial keagamaan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”.

Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan semangat kegiatan yang dilaksanakan. Khitanan massal bukan sekadar kegiatan medis dan sosial, melainkan juga bentuk implementasi syariat Islam sebagaimana ajaran Nabi Ibrahim AS yang memiliki nilai ibadah dan kemaslahatan bagi umat.

“Anak-anak yang dengan sukarela menjadi peserta khitan massal sejatinya sedang menebar maslahat untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan keagamaan sekaligus penguatan nilai-nilai sosial dalam masyarakat,” ujar Eko.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada dr. Hanif yang telah mendukung pelaksanaan khitanan massal dengan memberikan kemudahan fasilitas pelayanan di Rumah Khitan tempat praktiknya.

“Semoga seluruh amal baik dan dukungan yang diberikan mendapatkan balasan yang lebih baik serta keberkahan,” tambahnya.

Panitia turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran DKM Al-Barokah, para donatur dan dermawan, Ketua Nazir, wakif, Pemerintah Desa Losari, Koramil Ampelgading, masyarakat sekitar masjid, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan santunan dan khitanan massal tersebut.

Panitia menegaskan bahwa semangat utama kegiatan ini adalah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kepedulian sosial, kerja sukarela, dan semangat gotong royong yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat dan jamaah Masjid Al-Barokah.

Sementara itu, Kepala Desa Losari, Agus Rujito, menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan panitia dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kerukunan sosial dan budaya gotong royong di lingkungan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Desa Losari akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan masyarakat melalui kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Ketua Nazir Masjid Al-Barokah, H. Okta Wirawan, juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia DKM yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa masjid pada hakikatnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah mahdhah seperti salat, tetapi juga harus mampu menghadirkan nilai-nilai sosial, ekonomi kerakyatan, edukasi, serta penguatan syiar Islam yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa merupakan implementasi nyata ajaran Islam yang menekankan pentingnya kepedulian dan solidaritas sosial antar sesama umat.

“Ketika umat Islam mampu menyantuni anak yatim di dunia, maka kelak kedudukannya di akhirat akan sangat dekat dengan Rasulullah SAW, sebagaimana dekatnya jari telunjuk dan jari tengah,” tuturnya.

Ia juga berharap agar kegiatan sosial keagamaan serupa dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Okta Wirawan berpesan kepada para peserta khitan agar setelah menjalani khitan dapat tumbuh menjadi anak yang saleh, lebih rajin melaksanakan salat berjamaah, serta aktif memakmurkan Masjid Al-Barokah di masa mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, Masjid Al-Barokah menunjukkan bahwa keberadaan masjid tidak hanya berorientasi pada aktivitas ritual keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun kepedulian, pendidikan moral, dan penguatan solidaritas masyarakat secara berkelanjutan.

Jurnalis : Suhari Putra Senja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *