Agustus 4, 2026

Pelatihan Souvenir Lamsel 2026, Dorong Produk Kreatif Berbasis Tuping 12 dan Tapis

0

Lamsel, tnipolrinews.com

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar “Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif” berupa Pelatihan Pembuatan Souvenir Tahun 2026.

Kegiatan yang menghadirkan *Yoga Pramana, S.H., Hamzah, Yuni Safitri, dan Dudi Pramono* sebagai narasumber ini berlangsung di salah satu gazebo kawasan wisata pantai di Lampung Selatan. Pelatihan ini menyasar pelaku UMKM dan pegiat ekonomi kreatif dengan fokus menciptakan produk cendera mata khas daerah.

Salah satu peserta mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan yang telah menyelenggarakan kegiatan fasilitasi pengembangan kompetensi SDM ekonomi kreatif ini. Harapan kami, pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan para pengrajin yang kreatif dan berkelanjutan dalam menghasilkan souvenir khas Lampung Selatan, khususnya yang terinspirasi dari Tuping 12 Keratuan Darah Putih dan motif tapis,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya nilai budaya dalam setiap produk yang dihasilkan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warisan budaya tidak hanya dikenal sebagai sejarah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika wisatawan datang ke Lampung Selatan, mereka memiliki cendera mata khas yang memiliki cerita, filosofi, dan identitas daerah,” lanjutnya.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar produk budaya Lamsel bisa bersaing lebih luas.

“Ke depan kami berharap terjalin kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah, pelaku ekonomi kreatif, masyarakat adat, akademisi, dan generasi muda agar produk-produk budaya Lampung Selatan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, tanpa menghilangkan nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang menjadi ruhnya,” pungkasnya.

Dengan pelatihan ini diharapkan Lampung Selatan memiliki ikon souvenir baru yang tidak hanya indah, tetapi juga bercerita tentang budaya Keratuan Darah Putih dan kekayaan motif tapis.

*BR*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *