DPUPR Mojokerto Dorong Percepatan Pelebaran Jembatan Trawas–Belik, Pekerjaan Berjalan Sesuai SOP Keselamatan

TNIPOLRINEWS.COM
Mojokerto – Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Mojokerto terus mendapat perhatian, salah satunya melalui pekerjaan pelebaran jembatan di ruas Jalan Trawas–Belik yang saat ini tengah berlangsung.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten, dengan subkegiatan Pelebaran Jembatan. Pekerjaan yang berada di wilayah Kabupaten Mojokerto ini memiliki volume 7,00 meter x 9,00 meter, dengan nilai anggaran sebesar Rp1.671.377.000 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026.
Proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung mulai 22 Juni 2026 hingga 18 Desember 2026, dengan pelaksana tercantum PT Karya Sejati Utama.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pembangunan berjalan dengan melibatkan sejumlah pekerja. Tahapan pekerjaan terlihat memasuki proses pengerjaan struktur jembatan, termasuk pemasangan rangkaian besi tulangan dan persiapan pengecoran.
Proyek pelebaran jembatan tersebut merupakan pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, dengan pelaksanaan konstruksi di lapangan oleh PT Karya Sejati Utama. Di bawah koordinasi pelaksana lapangan Mas Indra, pekerjaan berjalan dengan mengedepankan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja sesuai SOP.
Di bawah koordinasi Mas Indra selaku pelaksana lapangan, aktivitas para pekerja juga terlihat memperhatikan aspek keselamatan kerja. Para pekerja tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti helm keselamatan, rompi, sepatu keselamatan serta perlengkapan pendukung lainnya.
Penggunaan APD tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pekerja, mengingat pekerjaan konstruksi jembatan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, terutama pada aktivitas penggalian, pembesian, pemasangan bekisting hingga pekerjaan pengecoran.
Selain aspek keselamatan, pekerjaan pelebaran jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan jalur Trawas–Belik.
Dengan dukungan pengawasan dan pelaksanaan yang baik, proyek tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target waktu, dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta kepentingan masyarakat pengguna jalan.
( Red + team INV )
