14 Tahun Desa Tri Mulyo, Merawat Sejarah, Menjemput Masa Depan

PESAWARAN, TNIPOLRINEWS.com —
Memasuki usia 14 tahun, Desa Tri Mulyo menjadikan momentum refleksi sebagai ruang bersyukur, mengenang sejarah, mempererat silaturahmi, sekaligus meneguhkan komitmen membangun desa menuju masa depan lebih baik bersama.Jum’at ( 14 Agustus 2026 )
Mewakili Camat Padang Cermin Eko Novian, Ibu Nana Herlina menyampaikan apresiasi atas perkembangan Tri Mulyo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Tasman, seraya berharap pembangunan terus bergerak maju.
Nana menegaskan Pemerintah Kecamatan Padang Cermin siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan desa, terutama program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kekompakan dan meningkatkan partisipasi dalam kegiatan PKK, Posyandu, pembangunan, serta berbagai aktivitas kemasyarakatan, karena kemajuan desa membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Ketua BPD Tri Mulyo, Lumadi, kemudian mengajak masyarakat mengenang sejarah pemekaran yang mulai bergulir sekitar 2010, ketika penataan wilayah menjadi kebutuhan untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan.
Menurut Lumadi, proses pemekaran membutuhkan perjuangan, pembahasan, serta keterlibatan tokoh dan masyarakat. Dari proses panjang tersebut, lahirlah struktur pemerintahan kecamatan dan desa yang berkembang hingga sekarang.
Kepala Desa Tri Mulyo Tasman, S.E., menegaskan peringatan 14 tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersyukur, mengevaluasi kekurangan, mempertahankan keberhasilan, serta memperkuat semangat gotong royong masyarakat.
Tasman menggambarkan perubahan desa selama empat belas tahun. Dahulu warga melewati jalan tanah, menggunakan jembatan gantung, serta menghadapi keterbatasan fasilitas. Kini akses transportasi semakin terbuka dan mudah.
Pembangunan jalan menuju lapangan dan alternatif Dusun Dua melalui karya bakti TNI menjadi contoh kolaborasi. Tasman juga menyinggung pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih yang masih berlangsung.
Empat belas tahun Tri Mulyo adalah perjalanan tentang sejarah, perubahan, dan kebersamaan. Dengan gotong royong pemerintah serta masyarakat, desa diharapkan semakin maju, makmur, sejahtera, dan berdaya saing.
( Nasoba)
