Polda Kaltim Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Pekat Mahakan 2026

TNIPolrinews.com | Balikpapan –
Polda Kalimantan Timur menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026 yang berlangsung di Ruang Mahakam, Rupatama Polda Kaltim, Kamis (12/3/2026).
Dalam operasi tersebut, jajaran kepolisian berhasil mengungkap ratusan kasus penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kalimantan Timur.
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Jamaluddin Farti, S.I.K., M.Hum., didampingi Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., serta Kasubdit Jatanras AKBP Eko P. Barmula, S.H., S.I.K., M.H.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Jamaluddin Farti menyampaikan bahwa Operasi Pekat Mahakam 2026 merupakan operasi kepolisian yang difokuskan pada penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana yang berkaitan dengan penyakit masyarakat.
Operasi tersebut dilaksanakan selama 21 hari, mulai 18 Februari hingga 10 Maret 2026, dengan melibatkan 307 personel dari Polda Kaltim dan seluruh Polres jajaran.
“Secara keseluruhan, selama Operasi Pekat Mahakam 2026 Polda Kaltim dan Polres jajaran berhasil mengungkap sebanyak 272 kasus dengan total 305 tersangka yang diamankan. Selain itu, petugas juga menyita sebanyak 5.122 barang bukti dari berbagai kasus yang ditangani,” ujar Jamaluddin.
Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan operasi serupa pada tahun 2025.
Pada tahun lalu, jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 234 orang dengan total 177 kasus. Sementara pada tahun ini, jumlah tersangka meningkat menjadi 305 orang atau bertambah 71 tersangka, sedangkan jumlah perkara meningkat menjadi 272 kasus atau bertambah 95 perkara.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat peningkatan baik dari jumlah tersangka maupun jumlah perkara yang berhasil diungkap. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026 berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Jamaluddin menegaskan, Polda Kaltim berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur, khususnya selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.
“Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa hingga merayakan Idulfitri dalam situasi yang kondusif, aman, dan tertib,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Polda Kaltim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan operasi tersebut.
Dengan keberhasilan ini, kepolisian berharap upaya penegakan hukum terhadap penyakit masyarakat dapat terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.
Lilik. S