Mei 11, 2026

Bangun Akhlakul Karimah, Puluhan DAI Luncing Kegiatan Khotmil Qur’an di Masjid Baitul Karim Surabaya

0

Surabaya, Tnipolrinews.com

Komunitas Dakwah Aswaja Indonesia (DAI) Kota Surabaya resmi meluncurkan luncing kegiatan rutin Khotmil Qur’an di Masjid Baitul Karim, Jetis Kulon, Surabaya, pada Ahad (10/05/2026). Perhelatan ini mengusung tema besar “Semangat Berdakwah, Semangat Membangun Masa Depan Umat” sebagai upaya memperkuat ukhuwah dan nilai-nilai spiritualitas.”

​Khotmil Qur’an sendiri telah lama menjadi tradisi luhur umat Islam dalam mengkhatamkan ayat-ayat suci sesuai urutan mushaf. Bagi komunitas DAI, kegiatan ini didasari kesadaran bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah qadim yang tak pernah membosankan untuk dibaca dan didengar, sekaligus sarana mensucikan diri dari ucapan, perbuatan, dan kehendak yang buruk.

​Acara yang berlangsung khidmat dan damai ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta. Sejumlah tokoh penting tampak hadir, di antaranya:

​Dewan Pembina DAI Surabaya: Drs. KH Nur Syahid dan KH Dede Hifdli Pardede, S.H.
​Ketua Umum DAI Surabaya: KH Aris Yoyok Husni, S.Pd.I.
​Sekretaris Umum: Ustaz Moh. Muhdor Hadi, S.Pd.I.
​Ketua Takmir Masjid Baitul Karim: KH Musairi Cholil, S.Ag.
​Mauidzhoh Qoshiroh: Ustaz Arif Rahman Hakim, S.Pd.I.
​Koordinator Departemen Khotmil Qur’an: Gus Mahmudi Jafier.”

​Rangkaian acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pra-acara berupa sambutan dan doa permulaan, diiringi lantunan selawat dari grup Banjari DAI Surabaya di bawah pimpinan Drs KH Nur Syahid. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ustaz Slamet selaku pembawa acara.

​Dalam sambutannya, KH Musairi Cholil, S.Ag., selaku shohibul bait menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan komunitas DAI Surabaya yang memilih Masjid Baitul Karim sebagai lokasi peluncuran.

​”Kepercayaan ini merupakan kehormatan dalam mengemban amanah mulia. Kami bekerja dalam tim takmir yang solid demi niat ibadah. Semoga sinergi ini berkesinambungan dan kami terbuka terhadap kritik serta saran demi kesuksesan di masa depan,” ujar KH Musairi.

Sementara itu, Ketua Umum DAI Surabaya, KH Aris Yoyok Husni, S.Pd.I., menekankan pentingnya koordinasi internal mengingat ini adalah langkah perdana organisasi. Ia menyoroti beberapa rencana strategis, seperti pengadaan seragam anggota hingga sertifikasi pendakwah Jumat.

​”Kami berupaya aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag Surabaya. Berdasarkan data, ada sekitar 600 majelis taklim di Surabaya yang membutuhkan pembinaan agar mereka tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak dengan kepentingan tertentu. Kami ingin membawa mereka ke dalam komunitas yang positif,” tegas KH Aris.

​Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Ustaz Arif Rahman Hakim, S.Pd.I. Ia mengingatkan para sesama dai tentang pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam berdakwah.

“Ikhlas dimulai dari hal kecil, seperti memberi maaf. Sabar adalah menyikapi segala hal secara bijak melalui kata dan tindakan. Jangan menyalahkan mereka yang salah, tapi doakan agar mereka sadar,” pesan Ustaz Arif.

​Ia juga membagikan filosofi menarik tentang perubahan hati manusia. “Batu yang keras saja bisa berlubang oleh tetesan air yang kontinu. Begitu pula hati manusia; sekeras apa pun itu, jika sering dibacakan Al-Qur’an, insyaallah akan terang hatinya,” pungkasnya.

​Rangkaian kegiatan peluncuran ini diakhiri sesi foto bersama dan ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Ustaz KH Dede Hifdli Pardede, SH.

​(Triwono)”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *