Juni 15, 2026

Bersama Forkopimda dan Warga, Golkar Lampung Hijaukan Tanggamus Lewat GELAM

0

Tnipolrinews.com | Lampung Tanggamus –

15 Juni 2026 – Dalam rangka mempererat persatuan antar kader sekaligus mewujudkan kontribusi nyata bagi lingkungan hidup, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung menggelar kegiatan Temu Kader yang dirangkaikan dengan pelaksanaan program andalan bernama Gerakan Lampung Menanam, atau disingkat GELAM. Acara berlangsung meriah di Kabupaten Tanggamus dan dihadiri sekitar 1.500 orang yang terdiri dari kader partai, unsur pemerintahan, perwakilan organisasi, serta warga masyarakat setempat. Turut hadir memberikan dukungan Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. Hanan A Rozak, MS, yang didampingi lengkap oleh jajaran pimpinan utama. Hadir pula Ketua Harian H. Riza Mirhadi, SH, Sekretaris DPD H. Aprozi Alam, SE, Plt Ketua DPD Golkar Tanggamus H. Tony Eka Candra, serta seluruh pengurus tingkat provinsi. Dari lingkungan kabupaten, tampak hadir kader‑kader terbaik seperti Agus Cik, SE dan Sekretaris DPD Golkar Tanggamus Refki Ibrahim, SH, didampingi anggota Fraksi Golkar di DPRD serta seluruh jajaran kepengurusan partai di daerah ini.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran pengurus dan kader tingkat kecamatan, simpatisan, serta perwakilan Uspika. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, S.T., M.M. dari PDI‑P, M. Rangga Putra Hakim dari Gerindra, serta perwakilan dari PKB, PAN, dan PPP. Tak ketinggalan Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Pekon, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Kehadiran lintas unsur ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap alam adalah semangat yang disepakati bersama, melampaui perbedaan latar belakang dan organisasi.

Gagasan GELAM sendiri dicetuskan langsung oleh Hanan A Rozak sebagai jawaban atas perubahan kondisi lingkungan yang makin terasa dampaknya. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai merasakan cuaca yang tidak menentu, sumber air yang menyusut, serta risiko bencana alam yang makin nyata akibat berkurangnya kawasan hijau. Oleh karena itu, gerakan ini dirancang bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memulihkan keseimbangan alam dalam jangka panjang.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Lampung menegaskan bahwa temu kader ini memiliki makna ganda. Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi organisasi, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian partai terhadap lingkungan. “Melalui GELAM, kami ingin mengajak semua pihak untuk memahami bahwa menanam pohon berarti menanam kehidupan. Setiap pohon yang tumbuh akan melindungi tanah, menyimpan air, dan menyejukkan udara untuk kita dan generasi mendatang,” ujarnya. Ia berharap kesadaran ini terus tumbuh dan meluas ke seluruh wilayah di Lampung.

Puncak acara berlangsung dalam suasana kebersamaan saat dilakukan pembagian bibit pohon secara simbolis dan serentak. Berbagai jenis bibit disiapkan, mulai dari pohon peneduh, pohon penahan erosi, hingga pohon bernilai ekonomi yang dapat memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar. Kegiatan ini mengusung semangat: “Bersama Menjaga Lingkungan, Mewariskan Alam yang Lestari untuk Generasi Mendatang”.

Wakil Bupati Tanggamus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, program seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Langkah yang dilakukan hari ini akan terasa manfaatnya bertahun‑tahun ke depan. Kawasan hijau yang bertambah akan membantu mencegah kekeringan, mengurangi risiko tanah longsor, serta membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman bagi warga,” ujarnya.

Di akhir rangkaian kegiatan, seluruh peserta sepakat untuk menjadikan momen ini sebagai awal kerja sama yang lebih erat. Diharapkan sinergi antara partai politik, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus terjaga. Melalui upaya bersama ini, cita‑cita menjadikan Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung sebagai wilayah yang hijau, asri, sejuk, dan lestari dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.
(N.Heriyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *