Juli 1, 2026

Desa Rusaba Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Desa

0

Pesawaran, Tnipolrinews.com

Pemerintah Desa Rusaba, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, menggelar Rembuk Stunting sebagai bagian dari evaluasi data sekaligus penyusunan perencanaan program percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Rusaba, Rabu (1/7/2026).

Rembuk Stunting menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu. Selain melakukan evaluasi terhadap capaian program yang telah berjalan, kegiatan ini juga bertujuan merumuskan usulan program prioritas yang akan diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Punduh Pidada, Kepala Desa Rusaba, Ketua TP-PKK Desa Rusaba, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bidan desa, tim penyuluh dari kabupaten, serta unsur masyarakat lainnya. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung konvergensi percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Dalam forum tersebut dipaparkan berbagai data sasaran yang menjadi fokus penanganan, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, hingga sejumlah temuan lapangan yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah desa juga menyampaikan capaian program yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2026. Di antaranya pelaksanaan kelas ibu hamil, pelayanan Posyandu rutin dan serentak, kunjungan rumah bagi keluarga sasaran, serta pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan bagi balita yang mengalami kurang gizi.

Melalui forum rembuk tersebut, seluruh peserta secara aktif memberikan berbagai masukan serta menyepakati sejumlah usulan kegiatan prioritas. Program yang menjadi fokus meliputi peningkatan intensitas dan kualitas pelayanan Posyandu balita, penguatan edukasi gizi dan kesehatan reproduksi, pemberian makanan tambahan serta dukungan gizi bagi ibu hamil dan balita berisiko, hingga penguatan kapasitas kader kesehatan dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkesinambungan.

Hasil kesepakatan Rembuk Stunting ini selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan desa di bidang kesehatan dan gizi, sekaligus memastikan seluruh usulan prioritas dapat diakomodasi dalam RKPDes dan APBDes sebagai bentuk komitmen Pemerintah Desa Rusaba dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

(Nasoba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *