Peninjauan Lokasi Rencana Pembangunan Mako RINDAM XXI/RI di Lamsel, Brigjen TNI: Segera Dimulai

LAMPUNG SELATAN, Tnipolrinews.com –
Tim TNI AD bersama Kementerian terkait melakukan Peninjauan Lokasi Rencana Pembangunan Mako RINDAM XXI/RI di Kabupaten Lampung Selatan, Senin (20/7/2026).
Peninjauan ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan satuan baru yang diharapkan mampu mendukung Ketahanan Pangan Nasional dan menggerakkan ekonomi daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Harfin Kartika Aji, S.I.P, M.Han, Sekda Lampung Selatan, Dandim 0421/LS, KA Bappeda, Ka BPKAD, Kadis PUPR, Kabag Hukum, Kepala BPN, Camat Kalianda, dan Kades Kedaton
Dukung Ketahanan Pangan dan Majukan Daerah
Perwakilan tim menyampaikan pembentukan RINDAM XXI/RI merupakan bagian dari program TNI untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Selain itu kehadiran satuan ini juga akan mempercepat kemajuan daerah.

“Tujuan utama kami, pertama untuk mendorong produksi pertanian masyarakat. Kedua, mempercepat kemajuan daerah. Nanti ada pasukan yang cukup banyak, artinya ada gaji yang masuk dan perputaran ekonomi di masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Lamsel Beri Lampu Hijau
Dalam kesempatan tersebut `Pemkab Lampung Selatan melalui `Sekda menyatakan siap mendukung dan telah memberikan `lampu hijau`untuk penggunaan lahan.
Lokasi yang ditinjau diantaranya kawasan Stadion Jati di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda. Aset tersebut rencananya akan dikolaborasikan sebagai sarana penunjang kegiatan RINDAM seperti latihan jasmani dan seleksi.

“Kami mewakili Kodam II/Sriwijaya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Lamsel yang sudah mengizinkan dan menyiapkan lahan. Insyaallah minggu ini sudah bisa dimulai,” katanya.
Dampak Ekonomi Luar Biasa
Pihak TNI berharap dukungan semua pihak agar percepatan pembangunan RINDAM segera terealisasi. Dampaknya tidak hanya pada pembinaan prajurit, tetapi juga perekonomian masyarakat.
“Ini akan menjadi kebanggaan tidak hanya untuk Lampung Selatan tetapi juga Provinsi Lampung. Kami mohon doa dan dukungan semuanya,” pungkasnya.
Reporter: BR
Tnipolrinews.com
