Oktober 27, 2026

Damkarmat Lampung Selatan Catat 244 Kebakaran dan 504 Evakuasi Selama Januari–Oktober 2026

0

Lamsel, TNIPOLRINEWS.COM –

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan merilis data laporan kejadian selama periode Januari hingga Oktober 2026. Dalam kurun waktu tersebut, tercatat sebanyak 244 kejadian kebakaran dan 504 kejadian nonkebakaran yang membutuhkan penanganan petugas.

Data tersebut menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran lahan, hutan, dan permukiman. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memahami langkah pencegahan dan penanganan darurat guna meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material.

Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, melalui Sekretaris Dinas, Hendry Gunawan, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran, baik yang bersumber dari aktivitas rumah tangga maupun pembakaran di lahan terbuka.

Menurutnya, kondisi cuaca kering, minimnya curah hujan, serta angin kencang dapat menyebabkan api menyebar dengan cepat. Percikan api yang awalnya kecil berpotensi berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera ditangani.

Berdasarkan data Damkarmat Lampung Selatan, kebakaran lahan menjadi jenis kejadian yang paling banyak dilaporkan, yakni sebanyak 149 kejadian. Sementara itu, kebakaran rumah menempati urutan berikutnya dengan 53 kejadian.

Selain itu, petugas juga menangani enam kejadian kebakaran mobil bus dan tiga kejadian kebakaran warung atau rumah toko (ruko).

Sejumlah objek lainnya turut mengalami kebakaran, di antaranya bank sampah, pabrik kopra, limbah sabut kelapa, limbah ban, gudang penyimpanan peralatan, gudang kopra, gardu listrik, gudang minyak, pabrik penyulingan minyak cengkeh, hingga sejumlah tempat usaha dan fasilitas lainnya.

Kebakaran juga dilaporkan terjadi pada bangunan pesantren, rumah makan, kios, musala, kandang kambing, panglong kayu, pabrik tempe, serta beberapa objek lainnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman kebakaran tidak hanya terjadi di kawasan permukiman dan lahan terbuka, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas usaha, industri, serta fasilitas umum.

Damkarmat mencatat terdapat sejumlah kejadian yang tidak tertangani petugas. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya penyampaian laporan secara cepat dan akurat ketika terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Dari sebaran wilayah, Kecamatan Kalianda menjadi salah satu daerah dengan laporan kebakaran terbanyak, yakni 54 kejadian.

Selanjutnya, Kecamatan Jati Agung mencatat 47 kejadian, Kecamatan Natar sebanyak 40 kejadian, Kecamatan Tanjung Bintang 32 kejadian, serta Kecamatan Sidomulyo sebanyak 16 kejadian.

Sementara itu, Kecamatan Ketapang mencatat 10 kejadian. Kecamatan Palas, Penengahan, dan Bakauheni masing-masing melaporkan tujuh kejadian, sedangkan Kecamatan Tanjung Sari dan Candipuro masing-masing mencatat empat kejadian.

Adapun Kecamatan Rajabasa mencatat tiga kejadian. Kecamatan Way Sulan, Katibung, dan Merbau Mataram masing-masing melaporkan dua kejadian. Kecamatan Way Panji dan Sragi masing-masing mencatat satu kejadian.

Data tersebut memperlihatkan bahwa kejadian kebakaran tersebar di berbagai kecamatan di Lampung Selatan, sehingga upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat di seluruh wilayah.

Selain menangani kebakaran, Damkarmat Lampung Selatan juga melaksanakan berbagai layanan penyelamatan dan evakuasi.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, tercatat sebanyak 504 kejadian nonkebakaran yang ditangani petugas.

Evakuasi tawon menjadi layanan yang paling banyak dilakukan, yakni 278 kali. Berikutnya, evakuasi ular sebanyak 114 kali, pelepasan cincin sebanyak 33 kali, evakuasi kucing 18 kali, evakuasi biawak 17 kali, serta penanganan pohon tumbang sebanyak 16 kali.

Petugas juga menangani berbagai kejadian lain, seperti evakuasi monyet, bangkai hewan, buaya, tokek, kukang, tabung gas, hingga insiden jari terjepit.

Selain itu, terdapat laporan evakuasi anak tenggelam, penemuan jenazah, serta penanganan kail pancing yang tertancap di kaki.

Dari sisi wilayah, Kecamatan Kalianda mencatat jumlah evakuasi terbanyak, yakni 142 kejadian. Disusul Kecamatan Jati Agung sebanyak 94 kejadian, Kecamatan Natar 81 kejadian, Kecamatan Tanjung Bintang 54 kejadian, dan Kecamatan Sidomulyo 29 kejadian.

Layanan tersebut memperlihatkan bahwa tugas Damkarmat tidak terbatas pada pemadaman api, tetapi juga mencakup berbagai situasi kedaruratan yang membutuhkan keterampilan penyelamatan.

Di luar kejadian kebakaran dan evakuasi, petugas Damkarmat Lampung Selatan juga terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan penanganan kondisi darurat.

Sejumlah kegiatan tersebut meliputi membantu kendaraan yang terperosok, mengevakuasi kunci mobil yang tertinggal di dalam kendaraan, membuka pintu atau rolling door yang terkunci, serta menangani tumpahan solar dan oli di jalan raya.

Petugas juga melakukan penyemprotan saluran air yang tersumbat, membantu penanganan banjir, membersihkan lingkungan terdampak genangan, serta membantu warga yang mengalami kondisi darurat.

Selain itu, Damkarmat turut melakukan penanganan terhadap kejadian angin puting beliung, pohon tumbang, dan pencarian orang hilang maupun korban tenggelam sesuai laporan yang diterima.

Beragam penanganan tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam merespons laporan masyarakat, baik dalam situasi kebakaran maupun kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Hendry Gunawan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca kering.

Untuk mencegah kebakaran di rumah, masyarakat diminta rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan steker secara berlebihan pada satu stopkontak, serta segera mengganti kabel yang terkelupas atau rusak.

Warga juga diminta memastikan regulator tabung gas terpasang dengan benar dan mematikan kompor sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.

Penggunaan lilin dan obat nyamuk bakar perlu diawasi. Pastikan seluruh sumber api telah padam sebelum tidur. Puntung rokok juga harus benar-benar dipastikan padam sebelum dibuang.

Selain itu, jalur keluar rumah perlu dijaga agar tidak terhalang barang-barang yang dapat menghambat proses evakuasi ketika terjadi keadaan darurat.

Untuk mencegah kebakaran lahan, masyarakat diimbau tidak membakar sampah atau dedaunan kering di dekat semak belukar, ilalang, maupun pepohonan yang mudah terbakar.

Pembukaan lahan pertanian dan perkebunan dengan cara dibakar juga harus dihindari. Pada lahan gambut, bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun bagian atasnya terlihat telah padam.

Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas.

Damkarmat Lampung Selatan juga mengingatkan masyarakat agar memahami tindakan yang harus dilakukan ketika kebakaran terjadi.

Apabila api masih kecil dan kondisi memungkinkan, masyarakat dapat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk melakukan pemadaman awal. Namun, upaya tersebut hanya boleh dilakukan apabila aman dan tidak membahayakan diri sendiri.

Jika api mulai membesar atau asap semakin pekat, warga diminta segera meninggalkan bangunan melalui jalur yang aman. Hindari kepanikan dan jangan mengambil risiko menyelamatkan barang-barang ketika situasi sudah membahayakan.

Masyarakat juga diimbau segera menghubungi layanan darurat 112 apabila tersedia dan dapat diakses di wilayahnya, atau menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat. Pelapor harus menyampaikan alamat serta titik lokasi kejadian secara jelas agar petugas dapat segera menuju lokasi.

Melalui rilis data kejadian Januari hingga Oktober 2026 ini, Damkarmat Lampung Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan kebakaran dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Kewaspadaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kecepatan melaporkan kejadian menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kebakaran dan melindungi keselamatan bersama

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *