April 22, 2026

Dia Orang Mahasiswa Tak Sadarkan Diri Saat Aksi di DPRD, Tim Medis Gabungan Sigap Lakukan Penanganan

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Samarinda — Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Samarinda diwarnai insiden ketika dua orang peserta aksi dilaporkan tidak sadarkan diri di tengah situasi yang sempat memanas akibat dorong-dorongan di pintu masuk gedung, Selasa (21/4/2026).

Mahasiswa tersebut diketahui bernama Maulana, yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman. Ia mengalami penurunan kondisi fisik saat berada di tengah kerumunan massa yang berusaha memasuki area gedung DPRD.

Melihat kejadian tersebut, tim kesehatan dari Dokkes Polda Kaltim bersama tim medis Polresta Samarinda yang telah disiagakan sejak awal kegiatan, dengan cepat memberikan pertolongan pertama di lokasi. Penanganan dilakukan secara profesional meskipun situasi di lapangan masih dipenuhi massa aksi dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa kesiapan tim medis memang menjadi bagian dari langkah antisipatif dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa.

“Kami sejak awal telah menyiapkan tim Dokkes Polda Kaltim dan Polresta Samarinda sebagai bentuk kesiapsiagaan. Saat ada mahasiswa yang tidak sadarkan diri, tim langsung bergerak cepat memberikan penanganan di lokasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, situasi sempat memanas ketika massa mencoba memasuki gedung DPRD, sehingga terjadi dorong-dorongan dengan petugas yang berjaga. Namun demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan memprioritaskan keselamatan.

“Memang terjadi peningkatan tensi di lapangan, namun ketika ada peserta aksi yang pingsan, fokus utama kami adalah evakuasi dan penanganan medis secara cepat,” jelasnya.

Setelah mendapatkan perawatan awal, kondisi mahasiswa tersebut dilaporkan berangsur membaik. Pihak kepolisian memastikan bahwa kehadiran tim medis merupakan bagian penting dalam menjamin keselamatan seluruh pihak selama jalannya aksi.

“Keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi, menjadi prioritas kami. Tim medis akan selalu disiagakan dalam setiap kegiatan pengamanan,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., mewakili Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menegaskan bahwa pengamanan aksi dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis.

“Polda Kaltim berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan aman. Pendekatan humanis menjadi prioritas, termasuk kesiapan tim medis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Lilik. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *