Juni 3, 2026

HELAU Tak Boleh Sekadar Slogan, Pemkab Lampung Selatan Dorong Menjadi Budaya Masyarakat Hingga Tingkat Desa

0

Lamsel, Tnipolrinews.com

(Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat implementasi Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) agar tidak hanya menjadi slogan pembangunan, melainkan berkembang menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi mingguan yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (2/6/2026).

Dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, mengikuti kegiatan secara virtual sekaligus menyampaikan sejumlah arahan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Supriyanto Sekretaris daerah kabupaten Lampung Selatan mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan implementasi Program HELAU masih perlu diperkuat di berbagai sektor pembangunan.

Menurutnya, HELAU tidak boleh dipahami sebatas kegiatan seremonial atau aksi kebersihan lingkungan semata, tetapi harus menjadi semangat yang terintegrasi dalam seluruh program kerja pemerintah daerah.

“Konsep HELAU ini masuk ke seluruh tupoksi perangkat daerah. Jadi tidak hanya tertumpu pada kecamatan atau perangkat daerah tertentu, tetapi seluruh perangkat daerah harus mengambil peran sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, nilai-nilai HELAU dapat diwujudkan dalam berbagai aspek pembangunan, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, pengembangan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menghadirkan program dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Setiap kebijakan dan kegiatan pembangunan harus mencerminkan semangat HELAU yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain penguatan di internal pemerintahan, Pemkab Lampung Selatan juga akan mengoptimalkan sosialisasi Program HELAU kepada masyarakat, Unit Pelaksana Teknis (UPT), dunia usaha, hingga sektor swasta di seluruh wilayah Lampung Selatan.

Langkah tersebut dilakukan agar pemahaman mengenai HELAU semakin luas dan mampu mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Program ini harus sampai ke masyarakat. Jangan sampai HELAU hanya dipahami di lingkungan pemerintah saja. Yang kita inginkan adalah tumbuhnya kesadaran bersama sehingga HELAU menjadi budaya di Lampung Selatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga menyoroti persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Menurutnya, mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif seluruh pihak serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ia menegaskan, setiap hasil rapat koordinasi harus ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh perangkat daerah. Dengan demikian, berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Melalui penguatan implementasi yang berkelanjutan, Pemkab Lampung Selatan berharap Program HELAU mampu berkembang menjadi gerakan bersama yang mengakar hingga ke tingkat desa.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan Lampung Selatan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul diharapkan dapat tercapai secara optimal.

“HELAU bukan hanya program pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk membangun Lampung Selatan yang lebih baik, bersih, maju, dan berdaya saing.” pungkasnya

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *