Kembangkan Pariwisata, Pemkab Pemalang Dorong OPD Gelar Event Pengundang Wisatawan

TNIPOLRINEWS.com | Pemalang —
Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai menyiapkan langkah untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang Fera Djoko Susanto usai menghadiri Forum Komunikasi Desa Wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Pemalang di Pendopo Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang, pada Jum’at 11 September 2026 .
Fera menyampaikan , pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara terpisah dari pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi satu diantara aspek yang turut mendapat perhatian.
Pemerintah Kabupaten Pemalang, kata dia, akan memprioritaskan sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial ekonomi. Adapun sektor sosial ekonomi dinilai memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat dalam mendukung perkembangan pariwisata.
“Kita akan fokus untuk pengembangan pariwisata, peningkatan spot di Pantai Widuri dan sinergi event budaya yang kaitannya dengan desa wisata,” ujar Fera.
Fera mengemukakan, pengembangan pariwisata membutuhkan sinergi lintas sektor. Senada dengan arahan Plt Bupati Pemalang, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun didorong memiliki gagasan kegiatan atau event yang dapat mendatangkan pengunjung ke Kabupaten Pemalang.
Menurutnya, sebuah kegiatan tidak semata-mata harus bersifat seremonial. Lebih dari itu, event diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi bagi masyarakat.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan, pelaku UMKM juga diharapkan mendapat manfaat. Di sisi lain, geliat ekonomi tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang juga berencana meminta pendampingan dari Kementerian Pariwisata. Langkah itu dilakukan agar berbagai gagasan dan potensi yang telah dimiliki dapat dikembangkan secara lebih terarah.
Dengan adanya pendampingan tersebut, pemerintah berharap berbagai program tidak berhenti sebatas rencana. Akan tetapi, gagasan yang telah disusun harus mampu direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Pariwisata, Marhen, menilai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Pemalang tidak kalah dengan daerah lain. Meski demikian, potensi tersebut perlu didukung dengan berbagai fasilitas yang memadai.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah aksesibilitas. Mobilitas menuju kawasan wisata, menurut dia, perlu dilengkapi dan terus diperbaiki agar wisatawan dapat dengan mudah menjangkau berbagai destinasi.
Selain akses, ketersediaan sarana penginapan juga menjadi faktor penting. Kemudian, kekhasan kuliner daerah harus terus dikembangkan agar memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
“Kalau Pemalang tidak mempunyai daya tarik yang kuat, orang cuma akan lewat saja,” tegas Marhen.
Oleh karena itu, Pemalang perlu menghadirkan berbagai acara menarik, mulai dari pertunjukan budaya hingga kuliner khas yang menjadi ciri khas daerah, sehingga mampu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari luar daerah.
Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang untuk singgah. Lebih lanjut, mereka diharapkan memiliki alasan untuk tinggal lebih lama, menikmati berbagai destinasi, serta membelanjakan uangnya di Kabupaten Pemalang.***
Jurnalis : Suhari Putra Senja
