Agustus 29, 2026

MUSDES RKPDES DESA BABULANG SEMPAT RUSUH, WARGA SOROT PERBEDAAN UNDANGAN DAN BANNER

0

Lamsel, TNIPOLRINEWS.COM –

Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Desa Babulang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, sempat rusuh. Ketegangan terjadi setelah salah seorang peserta mempertanyakan perbedaan keterangan antara undangan kegiatan dan banner yang terpampang di lokasi, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan di Aula Balai Desa Babulang itu dihadiri Kades Babulang beserta aparatur, Camat Kalianda, BPD, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PKK, dan perwakilan warga dari sejumlah dusun.

*KRONOLOGI KERUSUHAN*
Acara berjalan lancar hingga memasuki agenda inti. Saat Sekretaris Desa memaparkan hasil musyawarah dusun, peserta bernama *Haris* meminta agar dokumen dibacakan ditampilkan atau dicetak agar warga bisa melihat langsung.

Ketegangan memuncak ketika Haris mempertanyakan dasar munculnya sejumlah usulan dari dusun. Ia juga menyoroti perbedaan mencolok pada undangan dan banner.

Dalam undangan tertulis *”Musyawarah Penyusunan RKPDes”*, sementara di banner tertulis *”Musdes RKPDes Perencanaan Anggaran Tahun 2027″*.

_”Saya tanyakan acara hari ini yang benar yang mana. Karena setiap musyawarah punya tahapan dan tema yang harus sesuai,”_ kata Haris.

Beberapa peserta lain juga ikut bersuara meminta agar masyarakat diberi ruang lebih dulu untuk menyampaikan aspirasi sebelum penjelasan dari pendamping desa.

*KETUA BPD MINTA MAAF*
Suasana baru mereda setelah *Ketua BPD Desa Babulang, Nurain Abas*, angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf.

_”Untuk kesalahan penulisan di undangan kami mohon maaf. Kegiatan hari ini adalah Musdes RKPDes Tahun Anggaran 2027. Untuk musyawarah penyusunan RKPDes akan dilaksanakan setelah Tim Penyusun ditetapkan oleh kepala desa,”_ jelas Nurain.

Ia juga menegaskan BPD akan mengevaluasi usulan-usulan sebelumnya, termasuk rencana pengadaan mobil sampah.

*HASILKAN USULAN SPAL*
Haris menilai komunikasi antara Pemdes, BPD dan masyarakat harus diperkuat agar tidak ada lagi kesalahpahaman.

_”Setiap usulan, apalagi yang mendesak, harus melalui tahapan musyawarah yang jelas dan transparan,”_ ujarnya.

Tokoh masyarakat yang hadir menilai kericuhan kecil itu justru bukti demokrasi desa hidup.

_”Ini bagus. Ada kritik, ada masukan. Artinya warga peduli dengan desanya,”_ ujarnya.

Setelah diskusi, Musdes menyepakati *1 usulan prioritas TA 2027* yaitu *Pembangunan SPAL di Gang Raden Permata, Dusun 1, RT 05, Desa Babulang*.

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *