Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polresta Balikpapan Tuai Apresiasi, MRF: Bentuk Kepedulian Nyata kepada Masyarakat

TNIPolrinews.com | BALIKPAPAN –
Polresta Balikpapan terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Kali ini, Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Balikpapan mengunjungi Kantor Material Recovery Facility (MRF) di Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut diikuti oleh 25 peserta pelatihan pengelolaan sampah. Turut hadir Kabagren Polresta Balikpapan, Kapolsek Balikpapan Selatan, Kasatreskrim Polresta Balikpapan, Ps. Kasat Binmas Polresta Balikpapan, Kasi Humas Polresta Balikpapan, personel Satbinmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Bahagia, serta penanggung jawab MRF, Bapak Arasman.
Program Poliran merupakan salah satu implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi diri serta meningkatkan keterampilan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolresta Balikpapan memberikan motivasi kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan pengelolaan sampah sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan, membangun kemandirian, dan melihat peluang kegiatan produktif yang dapat mendukung kesejahteraan keluarga.
AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang bermanfaat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan.
“Melalui program Polisi Peduli Pengangguran ini, kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan keterampilan dan memanfaatkan peluang yang ada. Pelatihan pengelolaan sampah seperti ini dapat menjadi salah satu bekal untuk meningkatkan kemampuan diri dan mendorong kegiatan yang produktif. Kami berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujar Wakapolresta.
Ia juga mengajak para peserta dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian. Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolresta turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Arasman selaku penanggung jawab MRF atas dukungan serta perannya dalam pelaksanaan pelatihan pengelolaan sampah bagi masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan pihak terkait diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi warga.
Bapak Arasman juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Polisi Peduli Pengangguran yang dilaksanakan oleh Polresta Balikpapan. Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian memberikan perhatian dan motivasi bagi para peserta pelatihan, sekaligus menunjukkan bahwa Polri turut mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi program Polisi Peduli Pengangguran dari Polresta Balikpapan. Kehadiran Wakapolresta beserta jajaran memberikan semangat bagi para peserta pelatihan pengelolaan sampah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan serta mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkap Arasman.
Selain memberikan motivasi, Wakapolresta juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan petugas. Masyarakat diimbau menggunakan layanan tersebut secara bertanggung jawab sesuai kebutuhan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Wakapolresta, jajaran personel, penanggung jawab MRF, dan pa
