Tanamkan Sportivitas, SD IT Ghilmani Surabaya Gelar Semarak Lomba Kemerdekaan

Surabaya, Tnipolrinews.com |
–
Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di lingkungan SD Islam Terpadu (SD IT) Ghilmani Surabaya. Suasana itu diwujudkan melalui Semarak Lomba Kemerdekaan yang melibatkan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6.”
“Kegiatan yang berlangsung Rabu, 19 Agustus 2026, tersebut digelar di lapangan umum milik Pemerintah Kota Surabaya, kawasan Ketintang Barat III, Kecamatan Gayungan. Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai permainan yang dikemas sebagai kompetisi antarkelas.
Beragam lomba tradisional dan permainan ketangkasan disiapkan panitia, di antaranya saduk bal, bal tangan, mlayu balok, balapan glangsing, pekling, telesan, mlayu kesit, hingga mancing emosi.
Seluruh siswa diberikan kesempatan mengikuti berbagai jenis lomba. Meski demikian, peserta dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Konsep tersebut membuat arena pertandingan terbagi dalam sejumlah petak sesuai kategori permainan.
Kemeriahan semakin terasa ketika masing-masing kelas membentuk kelompok suporter kecil. Tepuk tangan, teriakan dukungan, serta yel-yel siswa menggema di tengah arena. Antusiasme peserta dan pendukung bahkan tidak surut meski kegiatan berlangsung di bawah terik matahari.”

“Sebelum pertandingan dimulai, guru dan karyawan yang tergabung dalam kepanitiaan terlebih dahulu mengikuti apel bersama. Pimpinan sekolah dan Ketua Panitia turut memberikan pengarahan kepada peserta.
“Dalam sambutan pembuka, ustadz Baidowi pimpinan sekolah, menyampaikan motivasi kepada para siswa agar momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun semangat berprestasi.
Selamat berlomba dan tetap bersemangat untuk meraih prestasi,” ujarnya.
“Sementara itu, Ketua Panitia Ustadz Arif memberikan penjelasan mengenai tata tertib perlombaan. Aturan tersebut ditekankan untuk membentuk kedisiplinan sekaligus menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Berlombalah dengan sportif dan dengan hati yang senang. ” Ia menutupnya.”

“Setelah seluruh perlombaan rampung, kegiatan dilanjutkan dengan jeda istirahat. Para siswa kemudian kembali ke gedung sekolah untuk beristirahat sekaligus melaksanakan salat Zuhur sebelum agenda pembagian hadiah.
Di dalam gedung, panitia telah menyiapkan panggung mini dengan berbagai bingkisan hadiah yang ditata berdasarkan urutan juara. Banyaknya kategori perlombaan membuat proses penyerahan hadiah berlangsung cukup panjang.
Meski demikian, seluruh rangkaian acara berjalan tertib hingga selesai. Para pemenang menerima hadiah sesuai kategori lomba masing-masing, kemudian kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Semarak Lomba Kemerdekaan SD IT Ghilmani tersebut tidak sekadar menghadirkan suasana kompetitif. Permainan yang melibatkan siswa lintas kelas menjadi ruang bagi peserta untuk belajar mengenai kedisiplinan, keberanian, kebersamaan, dan sportivitas melalui pengalaman langsung.”
(Triwono).
