SMAN 1 Taman Raih Penghargaan Ajang Talenta Tingkat Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo, Tnipolrinews.com |
Sebanyak 26 murid SMAN 1 Taman Sidoarjo (SMANITA) mendapat penghargaan atas prestasi yang mereka torehkan dalam berbagai ajang talenta tingkat SMA/SMK/MA/PKPLK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sidoarjo.
“Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Sidoarjo Dr. Kiswanto, M.Pd., dalam kegiatan yang digelar di Aula SMANOR Buduran, Kamis (27/8/2026).
Para murid SMANITA menjadi bagian dari 705 murid berprestasi dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo yang menerima piagam penghargaan. Mereka dinilai berhasil menunjukkan kemampuan melalui sejumlah kompetisi, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), hingga berbagai kompetisi tingkat nasional.
Bagi para penerima, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih. Piagam juga dinilai memiliki nilai penting sebagai rekam jejak prestasi yang dapat digunakan untuk mendukung perjalanan pendidikan maupun karier mereka.”
“Kiswanto menyampaikan, prestasi yang dimiliki para murid perlu dijaga dan dikembangkan. Piagam penghargaan yang diterima dapat menjadi bagian dari portofolio ketika mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk melalui jalur prestasi, maupun saat memasuki dunia kerja.
“Piagam ini diharapkan menjadi portofolio bahwa kalian adalah bagian dari anak-anak terbaik di Sidoarjo. Anak-anak harus bangga dan bersyukur,” pesan pak Dr. Kiswanto di hadapan para penerima penghargaan.”

“Selain berbicara mengenai pentingnya portofolio prestasi, Kiswanto mengingatkan para murid agar tidak hanya mengejar kemampuan akademik. Ia memperkenalkan prinsip 3H, yakni Heart, Head, dan Hand sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.
Heart berkaitan dengan pembentukan etika, tata krama, dan akhlakul karimah yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta agama. Head menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang masing-masing. Sementara Hand berkaitan dengan etos kerja, kemauan berusaha, serta sikap untuk tidak bermalas-malasan.
“Head yaitu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang masing-masing agar tidak tergerus perkembangan zaman. Sedangkan Hand, harus bekerja keras dan tidak menjadi pribadi yang pemalas,” pesannya.
Pesan tersebut juga dikaitkan dengan kebiasaan murid dalam menggunakan gawai. Kiswanto mendorong para murid berani keluar dari zona nyaman dan mampu menentukan prioritas agar waktu yang dimiliki tidak habis untuk aktivitas yang kurang produktif.”
“Ia menilai keberhasilan membutuhkan kerja keras, perjuangan, doa, sekaligus bakti kepada orang tua. Para murid yang telah menunjukkan prestasi diharapkan mampu mempertahankan semangat tersebut ketika menghadapi tantangan berikutnya.
“Untuk sukses kita harus bekerja keras dan berbeda dengan yang lain. Saat teman bermain gim, kalian harus belajar. Jangan lupa memohon rida Allah SWT melalui doa dan bakti kepada kedua orang tua,” tambahnya.
Di SMANITA, penghargaan terhadap 26 murid tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala SMAN 1 Taman Dewi Nurmalasari, M.Pd. Ia menilai capaian itu menjadi awal yang baik sekaligus dapat memacu murid lainnya untuk mengikuti jejak prestasi yang sama.
“Ini sebagai awal yang baik dan manis untuk murid SMANITA. Selamat dan terima kasih. Kalian telah berhasil menorehkan prestasi terbaik untuk SMANITA tercinta. Semoga ini menjadi motivasi bagi murid SMANITA lainnya untuk meraih prestasi yang lebih baik,” ungkap bu Dewi.”

“Capaian 26 murid tersebut sekaligus menunjukkan keberagaman potensi yang dimiliki peserta didik SMANITA. Prestasi di bidang sains, kompetensi, penelitian, seni, maupun ajang lainnya menjadi modal untuk terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Sekolah berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian sesaat. Prestasi itu diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para murid untuk terus berkompetisi, mengasah kemampuan, sekaligus membangun karakter dan daya juang.
Dengan semangat Melesat, SMANITA terus mendorong murid agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, etos kerja, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
“(Triwono)”
