Mei 6, 2026

Diduga Kurang Transparan, Konsumen Kecewa Pelayanan Charger di Juragan iPhone Mojokerto

0


TNIPOLRINEWS.COM

MOJOKERTO — Seorang konsumen mengaku kecewa dengan pelayanan yang diterimanya saat mendatangi toko Juragan iPhone Mojokerto. Pengalaman tersebut terjadi setelah ia mengantarkan temannya membeli iPhone bekas (second) di toko tersebut pada 1 Mei 2026.

Saat itu proses pembelian berjalan normal. Penulis hanya mengantarkan temannya yang menjadi pembeli utama. Setelah transaksi selesai, keduanya pulang dan tidak ada masalah dengan perangkat yang dibeli.

Namun beberapa hari kemudian, tepatnya pada 5 Mei 2026 siang, teman penulis mengalami keluhan pada charger adapter yang digunakan untuk mengisi daya ponsel tersebut. Karena itulah, temannya mengajak penulis kembali ke toko yang sama untuk menanyakan kemungkinan garansi charger adapter.

Setibanya di toko, pihak sales menjelaskan bahwa charger adapter tidak termasuk dalam garansi. Penjelasan tersebut kemudian diterima oleh mereka tanpa memperpanjang perdebatan.

Dalam kesempatan yang sama, pihak toko kemudian menawarkan charger adapter baru dengan daya 20 Watt dengan harga sekitar Rp280 ribu. Karena temannya tidak terlalu memahami perangkat iPhone, mereka mencoba melihat dan memastikan spesifikasi charger tersebut terlebih dahulu.

Namun setelah diperiksa, mereka merasa charger tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan, karena charger sebelumnya memiliki voltase sekitar 5 Watt, sedangkan yang ditawarkan adalah 20 Watt.
Karena alasan tersebut, penulis dan temannya kemudian memutuskan tidak jadi membeli charger tersebut dan berniat mencari charger dengan spesifikasi yang sama seperti sebelumnya.

Mohon maaf Mbak, kami tidak jadi membeli charger ini. Kami mungkin akan mencari charger dengan voltase seperti sebelumnya, sekitar 5 volt,” ujar penulis saat itu.

Namun sebelum keputusan tersebut disampaikan, box charger yang baru sebenarnya sudah dibuka oleh pihak sales. Meski demikian, sales perempuan yang melayani saat itu menjawab bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah.

Maaf Ya Mbak Kami cancel karena Voltase nya terlalu besar” Ucap Saya.

Iya Pak, tidak apa-apa,” jawab sales tersebut.

Ketika penulis dan temannya hendak meninggalkan toko, tiba-tiba seorang laki-laki yang diduga merupakan teknisi atau karyawan lain dari bagian belakang menyampaikan bahwa barang yang segelnya sudah dibuka harus tetap dibeli.

Mas, mohon maaf, kalau box barang sudah dibuka segelnya harus dibeli,” ucapnya.

Tidak ingin memperpanjang perdebatan, penulis langsung menanggapi pernyataan tersebut.
“Oke, siap. Kami bayar.” jawabnya.

Akhirnya charger tersebut tetap dibeli oleh temannya meskipun sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebelum meninggalkan toko, penulis juga sempat menanyakan kepada sales perempuan apakah charger tersebut memiliki garansi.
Sales menjawab bahwa charger adapter tersebut memiliki garansi selama tujuh hari.

Setelah itu barang dikemas, dan penulis bersama temannya meninggalkan toko. Mereka kemudian mencari adapter charger lain di konter berbeda yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, yaitu sekitar 5 Watt.

Penulis mengaku pengalaman tersebut menimbulkan rasa kecewa terhadap pelayanan toko, terutama karena menurutnya tidak ada penjelasan sejak awal bahwa jika box sudah dibuka maka barang wajib dibeli.

*Artikel Ini Masih Membutuhkan Konfirmasi Dari Pihak Toko Juragan Ipon Mojokerto

“Sebagai teman yang hanya mengantar membeli HP di Juragan iPhone Mojokerto, saya sebenarnya hanya mendampingi teman saya yang menjadi pembeli.

Menurut saya sebagai konsumen, ketika hendak membeli charger tentu harus dicoba terlebih dahulu apakah cocok atau tidak dengan perangkat. Untuk mencoba tentu segel box harus dibuka. Namun saat kami sudah mengetahui bahwa voltase charger 20 Watt tidak sesuai dengan kebutuhan kami yang sebelumnya sekitar 5 Watt, kami justru diminta tetap membeli karena box sudah dibuka.

Setelah akhirnya charger tersebut dibayar, kami menanyakan apakah ada garansi dan dijawab ada garansi tujuh hari. Namun kami tidak mendapatkan penjelasan bagaimana mekanisme garansi tersebut jika terjadi masalah.

Terus terang kami merasa bingung dan kecewa, karena sejak awal charger tersebut sudah tidak sesuai dengan kebutuhan kami.

Pengalaman tersebut menjadi catatan pribadi bagi penulis mengenai pentingnya transparansi pelayanan dan komunikasi yang jelas kepada pelanggan, agar proses konsultasi tidak berubah menjadi kewajiban membeli barang yang sebenarnya tidak direncanakan oleh konsumen.

*Saat di konfirmasi Juragan Ipon Mojokerto tidak Menjawab. ( sev )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *