Karhutla Kembali Terjadi di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Puluhan Hektare Lahan Gambut Terdampak

Tnipolrinews.com | Kukar –
Karhutla kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, api membakar kawasan lahan gambut di sekitar Ruas Tol Balikpapan-Samarinda, tepatnya di STA 31+200, RT 005, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Senin (21/9/2026).
Peristiwa tersebut diketahui setelah muncul kepulan asap tebal dari area yang didominasi lahan gambut dan semak belukar. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Samboja bersama tim gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan upaya penanganan. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus memetakan titik-titik api guna mencegah kebakaran menjalar ke area yang lebih luas.
Kondisi lahan yang berupa gambut dengan tutupan vegetasi seperti semak belukar, pakisan dan selingsing yang mulai mengering menyebabkan api mudah merambat. Karakteristik lahan tersebut juga membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan penanganan secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim gabungan mengerahkan kendaraan pemadam, mobil tangki air, mesin pompa serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Petugas tidak hanya menyasar titik api yang dapat dijangkau, tetapi juga membuat sekat sebagai langkah untuk memperlambat penyebaran api.
Kendati demikian, proses pemadaman menghadapi kendala berupa keterbatasan ketersediaan air dan sarana pendukung. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian titik api belum dapat ditangani secara optimal.
Penanganan berlangsung hingga dini hari. Sekitar pukul 03.10 WITA, kegiatan pemadaman untuk sementara dihentikan setelah persediaan air di lokasi habis. Tim selanjutnya melakukan koordinasi dan persiapan untuk melanjutkan penanganan terhadap titik-titik yang masih berpotensi terbakar.
Dalam upaya penanggulangan tersebut, puluhan personel dari berbagai unsur turut dilibatkan. Mereka terdiri dari personel Polsek Samboja, Koramil 0906-06/Samboja, personel BKO Brimob, Damkarmatan Samboja, Jasa Marga, Masyarakat Peduli Api (MPA), PMI, BOSF, Jejak Pulang, Pramuka Peduli serta unsur Yonkav.
Sejumlah armada juga disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman, mulai dari kendaraan patroli, mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil tangki suplai air milik Jasa Marga, mobil tangki PMI, mobil tandon air hingga mesin pompa.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid bersama jajarannya terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat guna memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu. Langkah lanjutan juga dipersiapkan bersama tim penanganan karhutla, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara dan BPBD Provinsi Kalimantan Timur.
Kondisi lahan gambut menjadi perhatian karena api dapat bertahan dan merambat melalui lapisan vegetasi kering. Karena itu, pemantauan dan penanganan secara berkesinambungan diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Meski dihadapkan pada keterbatasan air dan kondisi medan yang cukup sulit, personel gabungan tetap melakukan pengamanan, pemantauan serta berbagai upaya pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lainnya.
Humas Polda Kaltim (Lilik. S)
