November 5, 2026

PEMKAB PANDEGLANG SOSIALISASIKAN INSPEKSI DAN PENILAIAN SPPG, SAHRONI PERWAKILAN YAYASAN CKBNI DORONG PEMBENAHAN DAPUR MBG

0

PANDEGLANG, BANTEN – Tnipolrinews.com |

Kamis, 5 November 2026
Tnipolrinews.com
Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Sekretariat Daerah menggelar kegiatan sosialisasi pelaksanaan inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat daerah. Kegiatan berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Kamis (5/11/2026), mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah.

Sosialisasi ini melibatkan unsur pemerintah daerah, perwakilan atau koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), serta unsur pengelola SPPG dan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kesempatan tersebut, Sahroni selaku perwakilan Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia (CKBNI) Kabupaten Pandeglang turut memberikan perhatian terhadap pentingnya pengawasan, evaluasi, dan pembenahan dapur MBG agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

SAHRONI: KUALITAS DAPUR MBG HARUS MENJADI PRIORITAS

Sahroni menyampaikan bahwa kegiatan inspeksi dan penilaian kesesuaian SPPG merupakan langkah penting untuk memastikan setiap dapur MBG menjalankan pelayanan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, seluruh yayasan dan mitra harus memiliki komitmen bersama dalam menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan dapur, sanitasi, keamanan bahan pangan, serta kelengkapan sarana dan prasarana.

“Jangan sampai program Makan Bergizi Gratis hanya mengejar jumlah distribusi makanan. Kualitas makanan, kebersihan dapur, keamanan pangan, dan kelayakan fasilitas harus menjadi perhatian utama. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat harus diutamakan,” tegasnya.

PENGAWASAN DAN EVALUASI SELURUH DAPUR SPPG

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh pengelola dapur MBG dapat memahami mekanisme inspeksi dan penilaian kesesuaian SPPG.

Pemeriksaan dan evaluasi perlu dilakukan secara objektif dan transparan, sehingga dapur yang belum memenuhi ketentuan dapat melakukan pembenahan sesuai arahan dan standar yang berlaku.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah, BGN, yayasan, mitra, dan pengelola SPPG perlu diperkuat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

Sahroni juga berharap pengawasan tidak hanya sebatas administrasi, tetapi benar-benar memperhatikan kondisi nyata di lapangan, mulai dari bangunan dapur, fasilitas pencucian, penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

KOMITMEN YAYASAN DAN MITRA

Sebagai perwakilan Yayasan CKBNI Kabupaten Pandeglang, Sahroni berharap seluruh mitra yayasan dapat menjadikan sosialisasi ini sebagai bahan evaluasi dan pedoman dalam meningkatkan kualitas pelayanan dapur MBG.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah yang membutuhkan tanggung jawab bersama. Karena itu, transparansi, profesionalisme, kepatuhan terhadap standar, serta pengawasan berkelanjutan harus menjadi komitmen seluruh pihak.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh dapur SPPG di Kabupaten Pandeglang semakin tertib, layak, higienis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.

SAHRONI
Perwakilan Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia (CKBNI) Kabupaten Pandeglang.

MEDIA TNIPOLRINEWS.COM
KAPERWIL BANTEN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *