Sedekah Bumi Desa Gandu Comal Nguri-uri Tradisi Leluhur

Pemalang, TNIPOLRINEWS.COM –
Sedekah Bumi Desa Gandu yang diikuti oleh duaratusan emak-emak dengan membawa bakul yang berisi nasi atau tumpeng dan lauk. Dipusatkan di Balai Desa Gandu Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.
Menurut Kades Solikhin bahwa sedekah bumi merupakan bukti rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dari ujung Tmur sampai Ujung Barat berkumpul untuk mempertahankan tradsii leluhur dengan membawa makanan atau tumpeng dan lauk untuk sedekah bumi.
Kebetulan beberapa bulan lagi di desa kita akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa Gandu. Mulai sekarang setiap warga dipersilahkan untuk konsultasi kepada perangkat desa terkait syarat-syarat pemilih.
Satu diantara sekian syarat, bagi warga yang berusia 17 tahun ke atas diharuskan memiliki KTP elektronik atau EKTP. Untuk mempermudah dilakukan scan pada waktu akan pencoblosan atau pemilihan kepala desa.
“Sedekah bumi desa kita, merupakan wujud syukur kepada Allah SWT dan mempertahankan tradisi leluhur,” ungkapnya.

Disampaikan Kiai Muhammad Ismail bahwa sejak jaman Nabi Ibrahin sudah ada kegiatan sedekah bumi. Kegiatan membawa makanan dan lauk lalu berkumpul di suatu tempat yang banyak berhalanya.
Jaman itu, orang orang minta barokah pada patung. Maka Nabi Ibrahim berusaha menjelaskan bahwa minta barokah bukan pada berhala tetapi kepada Tuhan. Tuhan yang tidak kelihatan tetapi ada berdiri sendiri dan berkuasa.
Sedekah bumi jaman Nabi Ibrahim ditujukan pada berhala tetapi sedekah bumi pada hari ini oleh Warga Desa Gandu di balai desa merupakan wujud syukur kepada Allah SWT.
“Hasil bumi yang kita sedekahkan karena Allah SWT selain itu agar mendapat lebih banyak rejeki dari Allah SWT,” paparnya.
Kiai memimpin membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan membaca tahlil yang diikuti oleh peserta sedekah bumi.
Sekitar pukul 15.00 Wib sedekah bumi Desa Gandu selesai dan emak-emak meninggalkan lokasi kembali ke rumah masing-masing.
(Kustajianto)
