Juli 19, 2026

TIDAK MENUNGGU SAMPAI TUMBANG: KUKU GARUDA HARUS MENANCAP SEBELUM SEMUA HILANG

0

GORONTALO, Tnipolrinews.com |

19 Juli 2026 Ada pepatah yang mengatakan jangan menunggu rumah runtuh baru kita berlari menolongnya. Ada pertanyaan yang terlontar “Kenapa baru ribut sekarang? Mengapa tidak bersuara sejak dulu, sebelum ada yang dirobohkan?”

Benar, kesadaran kadang datang beriringan dengan bahaya yang terlihat nyata. Tapi bukan berarti perjuangan kini terlambat justru ini momen paling krusial kita tidak boleh menunggu sampai bangunan ini rata dengan tanah, baru kemudian ingin membenahi yang sudah hancur.

Kuku Garuda simbol kekuatan dan pertahanan bangsa tidak menancap pada puing yang sudah berantakan. Ia harus menancap kuat di fondasi yang masih tegak, menahan tangan yang hendak merusak, sebelum jejak sejarah lenyap tak berbekas. Jika kita diam saja sampai semuanya dibongkar, baru ingin menegakkan keadilan, maka yang kita selamatkan hanyalah penyesalan, bukan lagi saksi perjuangan.

Sekaranglah waktunya suara bersatu. Sekaranglah saatnya payung hukum UU Cagar Budaya ditegakkan dengan tegas. Lebih baik bergerak cepat saat masih ada yang bisa diselamatkan, daripada menangis selamanya saat semuanya sudah tiada.

Kuku Garuda harus masuk betul sekarang menahan, melindungi, dan menjaga sehingga Rumah Tinggi tetap berdiri tegak sebagaimana semangat pejuang 23 Januari 1942 yang tak pernah mundur.
( SR 01 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *