September 15, 2026

Waspada Erupsi GAK, PMI Lampung Serahkan 10.000 Masker dan Sosialisasi di Pasar Inpres Kalianda

0

Lamsel, Tnipolrinews.com

Merespons potensi peningkatan aktivitas *Gunung Anak Krakatau (GAK)*, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan bersama *PMI Provinsi Lampung* Rudy Sjawal S.E,menggelar kegiatan *”Sosialisasi Dampak & Mitigasi Risiko Paparan Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan Masyarakat”*, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipusatkan di *Markas PMI Kabupaten Lampung Selatan* dan dilanjutkan dengan sosialisasi langsung ke *Pasar Inpres Kalianda dan sekitarnya*.

Acara dibuka dengan sambutan *Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, S.E., M.M.* dan dilanjutkan sambutan *Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M.*

Turut hadir dalam kegiatan ini *Istri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Agnes*, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah mitigasi yang dilakukan PMI. Kehadiran beliau menjadi bentuk sinergi antara PMI dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam upaya perlindungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Provinsi Lampung menyerahkan bantuan secara simbolis berupa *10.000 masker dan 30 kacamata pengaman* kepada Pengurus PMI Kabupaten Lampung Selatan. Bantuan ini akan didistribusikan kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan dampak abu vulkanik.

Usai penyerahan, Tim PMI Kabupaten Lamsel dan Tim PMI Provinsi Lampung bergerak ke titik-titik yang telah ditentukan untuk melakukan sosialisasi bertajuk *”Waspada Erupsi GAK”*. Sasaran utama sosialisasi adalah para pedagang dan pengunjung *Pasar Inpres Kalianda*.

Edukasi yang diberikan meliputi cara melindungi diri dari paparan abu vulkanik, penggunaan masker yang benar, serta langkah-langkah mitigasi jika terjadi erupsi.

Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan kunjungan ke *UPTD Harapan Bangsa Dinas Sosial Provinsi Lampung di Kalianda*. Tim diterima langsung oleh *Kepala UPTD Dinsos Kalianda, Khoharudin*.

Dalam kunjungan tersebut, PMI berkoordinasi terkait langkah kesiapsiagaan dan perlindungan bagi penghuni panti jika sewaktu-waktu terjadi dampak erupsi.

Kegiatan ditutup dengan ISHOMA di masjid Agung bersama di Markas PMI Kabupaten Lampung Selatan. Setelah itu, Ketua dan Pengurus PMI Provinsi Lampung kembali ke Bandar Lampung.

“Ini bentuk kesiapsiagaan kita bersama. Kami berharap masyarakat Lamsel tidak panik, tapi tetap waspada dan tahu cara melindungi diri dari dampak abu vulkanik,” ujar salah satu pengurus PMI dalam kegiatan tersebut.

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *